JURNALSUKABUMI.COM – Warga di Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dibuat heboh dengan adanya kebakaran kabel saluran listrik PLN. Menurut warga peristiwa ini bukan terjadi pertama kali, PLN pun diminta mengambil tindakan.
Hal senada diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi (DPKP), Ismat Ahmad. Menurutnya, damkar sering kesulitan koordinasi dengan petugas PLN.
“Setiap penanganan kebakaran instalasi listrik PLN tidak bisa berbarengan turun, padahal hanya diminta mematikan aliran listrik sementara,” kata Ismat kepada jurnalsukabumi.com, Selasa malam (22/2/2022).
Dalam dua hari terakhir, Damkar Kabupaten Sukabumi menangani tiga kasus kebakaran pada saluran listrik PLN. Selain di Jayanti, Palabuhanratu, kebakaran saluran listrik PLN juga terjadi di Kecamatan Cibadak dan Cisaat.
“Di Cibadak itu hari Senin malam, ada gardu PLN yang terbakar. Di Cisaat juga gardu listrik, hari Selasa malam,” tuturnya.
Dikatakan Ismat dari rentetan kejadian tersebut pihaknya merasa kebingungan karena melayani kebakaran pada instalasi listrik milik PLN yang semestinya itu harus dapat diantisipasi. Ia pun berharap PLN sigap menindaklanjuti laporan warga, terutama terkait hal-hal yang bisa menimbulkan kebakaran atau kecelakaan lain.
“Saya berpesan kepada pihak UP3 PLN Sukabumi, sesuai informasi dari warga waktu penanganan pemadaman agar keluhan dan pengaduan warga perihal awal sebelum kebakaran agar lebih diperhatikan,” ucapnya.
“Mohon agar lebih bersinegi dalam penanganan kebakaran terutama di instansi milik PLN, untuk berbarengan turun mematikan aliran listrik sedangkan Damkar mematikan api kebakaran,” tandasnya.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor












