JURNALSUKABUMI.COM – Lapas Kelas IIB Warungkiara meluncurkan Program Go-Book bagi warga binaan. Mengutip pernyataan dalam acara Mata Najwa, membaca ialah upaya merekuk makna ikhtiar untuk memahami alam semesta. Itulah mengapa buku disebut jendela dunia, yang merangsang pikiran agar terus terbuka.
“Membaca adalah jendela dunia.”
Sobat Kiara pasti sudah terbiasa dengan pepatah tersebut. Kok bisa ya dengan membaca dapat membuka jendela dunia,” ungkap Ahmad Tohari, Selasa (18/1/22).
Dengan membaca kata dia, siapa pun akan banyak melihat perspektif, baik dari segi penulis yang satu dengan penulis lainnya, maupun topik bacaan satu dengan bacaan lainnya.
“Tingginya tembok pembatas jeruji, tidak akan bisa membatasi pemikiran yang lebih terbuka, buah dari membaca. Itu menjadi harapan dari layanan Go Book yang disajikan Lapas Warungkiara untuk Warga Binaannya,” ungkapnya.
Redaktur: Usep Mulyana












