Dongkrak Pajak, Kejari Kabupaten Sukabumi Perkuat Sinergitas dengan Bapenda

Senin, 27 Desember 2021 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi bakal turut serta dalam mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sukabumi. Salah satunya caranya menguatkan sinergitas dengan pemerintahan Marwan Hamami-Iyos Somantri melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Kepala Kejari Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto.

Hal itu disampaikan Kepala Kejari Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto melalui Kepala Seksi Perdata Dan Tata Usaha Negara (Datun), Gede Maulana saat ditemui jurnalsukabumi.com di ruang kerjanya, Senin (27/12/2021).

“Kami (kejaksaan, red) akan turut serta membantu peningkatan PAD. Insya Allah, tahun depan sinergitas lebih ditingkatkan antara Bapenda dengan Kejaksaan Negeri Kab. Sukabumi,” ungkap mantan Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Negara Kejari Mempawah, Kalimantan Barat ini.

Kepala Seksi Datun Kejari Kabupaten Sukabumi, Gede Maulana.

Harapannya, sambung Maulana, dengan keberadaan kejaksaan dapat memudahkan pihak Bapenda untuk menyelesaikan tunggakan pajak maupun menambah khasanah atas hal-hal yang mungkin belum termaktub dalam petunjuk pelaksanaaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dalam proses pengelolaan pajak.

Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Sukabumi, Anjak Priatama Sukma menambahkan, kolaborasi antar lembaga dalam mendongkrak pendapatan daerah dari sektor pajak perlu dioptimalkan. Satu sama lain harus bersinergi dalam menciptakan terobosan-terobosan baru untuk menggali sumber pendapatan pajak.

Dicontohkan politisi PKS ini, dari sebuah studi kasus ujarnya, ada beberapa jenis pajak daerah potensinya besar tapi belum bisa ditarik karena terkait perizinan dan surat wajib pajak.

“Perlu adanya kolaborasi dan berbagi peran, peran pemda apa? peran DPRD dalam hal ini Komisi 3 apa? Dan kejaksaan apa? Potensi-potensi pajak ini harus kita sentuh dan dorong bersama-sama untuk melegalkan usaha mereka,” bebernya.

Sebelumnya berbagai cara terus dilakukan Bapenda Kabupaten Sukabumi untuk mendongkrak penerimaan PAD, khususnya dari Pajak. Di tahun ini, misalnya, lembaga yang dipimpin Aisah ini telah melaksanakan kegiatan FGD antara perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Sukabumi dengan DPRD, khususnya Komisi 3, kepolisian serta kejaksaan.

Salah satu aktivitas yang dilaksanakan adalah melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) secara bersama-sama ke perusahaan-perusahaan wajib pajak untuk mengajak pemilik atau pengusaha taat membayar pajak, serta mengimbau untuk mengurus perizinan-perizinan yang disyaratkan.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:50 WIB

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota

Berita Terbaru