JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan calon anggota muda Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat dari berbagai media mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK), Senin (20/12/2021). OKK diselenggarakan di Aula PWI Jawa Barat, Jalan Wartawan II nomor 23 Kota Bandung, Senin (20/12/2021).
Kegiatan OKK dibuka secara resmi oleh Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat. OKK diikuti 80 peserta, delapan diantaranya dari Kota/Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya, Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat, mengatakan mengucapkan terimakasih kepada panitia PWI Jabar yang sudah menyelenggarakan OKK untuk menyeleksi calon anggota muda dari PWI Kota/Kabupaten yang berada di wilayah Jawa Barat.
“Semoga kegiatan OKK ini dan yang disampaikan oleh para pemateri dan seleksi OKK untuk menjadi calon pengurus anggota muda dalam kepengurusan PWI di wilayahnya masing-masing dapat berjalan dengan lancar dan menjadi wartawan profesional, menjungjung tinggi UU Pers No 1999,” tandasnya.
Sementara itu Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Asep Solihin, menambahkan OKK adalah kaderisasi organisasi. Melalui kegiatan ini akan lahir anggota baru.
Prosesnya pun tidak mudah. Peserta OKK harus melalui penjaringan dan seleksi. Bahkan, sebelum melaksanakan OKK di Bandung, ada beberapa tahapan penjaringan.
Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, setelah lulus OKK peserta wajib menanda tangani fakta integritas.
“Gunanya, sebagai sumpah janji menjadi anggota organisasi PWI. Agar perilaku dalam menjalankan tugas jurnalistik lebih profesional, bertanggung jawab, dan menjaga marwah PWI,” tandas pria yang akrab disapa Aves ini.
OKK menghadirkan sejumlah pemateri yang ahli dibidangnya. Materi Keorganisasian disampaikan oleh Ahmad Syukri, kemudian tentang advokasi mengenal rambu-rambu pers dipaparkan Agus Dinar. Selanjutnya materi etika dan hukum pers disampaikan Noe Firman serta teknik menulis berita online dan multi media dipaparkan Ati Supriatin.
Setelah melalui berbagai tahapan, para peserta OKK harus menempuh dan lulus dalam ujian.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor












