DPESDM Gelar FGD Bahas Arah Pembangunan Industri di Kabupaten Sukabumi

Senin, 13 Desember 2021 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang membahas Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Sukabumi, Kegiatan berlangsung di Kampoeng Awi di Jalan Salabintana, Perbawati, Senin (13/12/21). Kegiatan dihadiri oleh 13 organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala.Bidang (Kabid) ESDM dan Fasilitas Industri,  Yana Chefiana mengatakan, pemerintah akan segera menyusun rencana pembangunan Industri kabupaten dengan mengacu kepada rencana pembangunan industri nasional. Arahnya pembagunan industri itu, harus tertuang dalam Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK).

“Nah hari ini dokumen, 75 % sudah jadi. Tapi harus dibahas dengan rekan-rekan di dinas terkait. Karena berbicara perindustrian itu berbicara link and match atau berbicara satu dengan yang lain,” ujarnya.

Disamping itu kata dia, ada yang perlu diantisipasi adalah pembangunan industri berbasis peta. Misalnya ada investor luar yang akan mengembangkan industri di Kabupaten Sukabumi. Pemda harus menyiapkan lebih dulu peta lokasi pembagunan industrinya.

“Apalagi kalau Tol Bocimi beropearsi, daerah Cicurug, Cibadak akan seperti Tegal dan Semarang. Orang akan lebih memilih lewat jalan tol ketimbang jalan yang biasa dilalui. Sehingga kedua daerah itu perekonomiannya terancam mati,” kata Yana.

Contoh lainnya kata dia, jika terjadinya demo buruh, investor akan hengkang dan mengalihkan investasinya ke daerah lain yang memiliki kepastian usaha dengan  UMK lebih murah seperti ke Jawa Tengah.

“Jika terjadi seperti itu, bagaimana nasib 15 ribu karyawan GSI, dan 12 ribu karyawan Yongjih. Kalau bukan kita yang mengantisipasi, lalu siapa lagi yang peduli nasib mereka,” tuturnya.

Belum lama ini ujarnya, Bupati Sukabumi juga telah menandatangani penetapan UMK dari satu hingga empat persen. Satu persen dari nilai upah Rp3 juta saja adalah Rp30 ribu. Angka tersebut, jika dikalikan 15 ribu karyawan GSI lalu dikalikan lagi 12 bulan. Berarti dalam satu tahun perusahaan akan mengeluarkan miliaran rupiah untuk membayar upah karyawannya.

Berbicara rencana tata ruang untuk lahan industri lanjutnya, kawasan peruntukan industri itu berada di Cikembar satu, dua dan tiga. Kemudian Ciambar satu dan Ciambar dua. Disamping dua wilayah itu, yang dinilai strategis adalah wilayah Palabuhanratu satu dan dua. Untuk wilayah pajampangan terletak di Tegalbuleud, Cibitung dan Purabaya.

“Yang telah mengantongi izin kawasan industri di Cikembar ada dua yaitu Bogorindo dan Cijambe Indah. Dari kedua kawasan ini, ada izin tapi belum ada isinya. Cikembar satu baru olympic dan Cikembar dua baru paiho. Mau tidak mau kita harus menawarkan wilayah industri ini atau industri eksisting masuk juga ke wilayah ini.

Jumlah pelaku industri di Kabupaten Sukabumi itu, sebanyak 21.081 pelaku. Peran industri itu bagi pembangunan itu sangat besar, Jadi perkembangan sangat tergantung para pelaku usaha itu sendiri bersama stakeholder lainnya. Karena industri bisa mendatangkan nilai tambah para pelaku usahanya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman
SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045
PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air
Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital
90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar
Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital
Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:53 WIB

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman

Senin, 22 Juni 2026 - 12:32 WIB

SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00 WIB

PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:50 WIB

Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:04 WIB

90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar

Berita Terbaru