Viral Video Diduga Korban Tawuran Pelajar di Nagrak, Faktanya!

Kamis, 11 November 2021 - 14:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Beredar video yang memperlihatkan dua orang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) diduga korban tawuran tergeletak dipinggir jalan raya, viral di jejaring aplikasi perpesanan Whatsapp, Kamis (11/11/2021).

Video berdurasi 24 detik itu menunjukan dua orang pelajar tersebut tengah tergeletak dan merengek kesakitan menahan luka di area wajah yang berlumuran darah.

Selain video, disusul kembali sebuah rekaman yang menerangkan bahwa dua pelajar tersebut diduga korban tawuran palajar yang berasal dari Kecamatan Nagrak.

Kapolsek Nagrak, AKP Deden Sulaeman mengungkapkan, sebelum video itu beredar lebih luas, pihaknya telah berkoordinasi kepada Ketua PGRI Kecamatan Nagrak dan mendatangi sejumlah sekolah untuk memastikan kabar tersebut.

“Hasil dari keterangan beberapa sekolah, mereka mengatakan tidak ada siswa yang seperti dalam video tersebut,” ungkapnya.

Deden mengimbau kepada para kepala sekolah SMP yang berada di Kecamatan Nagrak agar pengawasan terhadap siswa-siswi ditingkatkan baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

“Kendati bukan kejadiannya di sini. Akan tetapi perlu diambil hikmah agar hal tersebut tidak terjadi di wilayah Nagrak,” kata Deden.

Pernyataan yang sama diungkapkan, Kelapa Sekolah SMPN II Nagrak, Yana Rudiana (53). Dia memastikan pelajar dalam video itu bukan peserta didiknya. Meski, ada kemiripan dalam batik yang dikenakan pelajar dalam video viral tersebut.

“Itu bukan siswa kami. Upaya-upaya kami sudah menyebarkan di grup sekolah bahwa dalam video tersebut bukan siswa SMPN II Nagrak,” sambungnya.

Masih kata Yana, bahkan sebelumnya dirinya pun telah menerima konfirmasi langsung dari Dinas Pendidikan dan sudah dilaporkan itu bukan siswanya.

“Kami pun beberapa kali dapat telepon dari dinas dan sudah melaporkan bahwa dalam video viral tersebut hoax,” tandasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Berita Terbaru