Kian Meluas, Pergerakan Tanah Ancam Sawah Hingga Rumah Warga di Gegerbitung 

Kamis, 11 November 2021 - 13:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sedikitnya, 7 rumah hingga satu hektar sawah di Kampung Pasirhalang RT. 13/04, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, terancam pergerakan tanah yang kian melus, Kamis (11/11/2021).

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Anita Maryani mengatakan, pergerakan tanah tersebut diakibatkan hujan cukup lama mengguyur wilayah tersebut.

“Pergerakan tanah semakin meluas. Dari awal anjlokan tanah hanya ketinggian sepanjang 20 cm dan lebar 10 cm, setelah hampir sepekan anjlokan tanah mengalami penambahan menjadi panjang ketinggian 1 meter sedangkan lebar 4 meter dan lebar dari 10 cm menjadi 40 cm,” kata Anita dalam keterangannya kepada wartawan.

Masih kata dia, untuk area lahan pesahawan warga di area mahkota terjadi anjlokan sudah berbentuk tapal kuda dengan panjang retakan sekitar 60 cm. Lalu, untuk di atasnya retakan terdapat di pemukiman warga jarak titik gerakan tanah kepemukiman terdekat kurang lebih 20 cm.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pergerakan tanah ini. Namun 7 unit rumah yang diisi 3 kepala keluaraga dan merusak area lahan pesawahan 1 hektar. Kerugian masih dalam assesment dan juga kondisi terakhir area lahan pesahawan untuk sementara tidak bisa dialiri air,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar
Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:51 WIB

30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Berita Terbaru