Kota Sukabumi Dikepung Banjir dan Longsor, BPBD Catat 19 Kejadian Hari Ini!

Kamis, 4 November 2021 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat belasan bencana seperti banjir dan longsor terjadi di beberapa wilayah hari ini.

Data dari BPBD pada Kamis (04/11/21) hingga pukul 20.50 WIB, tercatat sebanyak 19 bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak pukul 14.00 WIB sing tadi.

“Kejadian bencana tersebut terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang melanda,” kata Kalak BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani Kepada Wartawan.

Bencana longsor yang pertama lanjut Imran, terjadi di lima kelurahan. Namun, yang terparah di lokasi sekitaran Sungai Cijambe, Kampung Bobojong, Jalan Cemerlang, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.

Seperti halnya sebuah TPT Dinas Sosial Kota Sukabumi, dengan panjang 17,5 meter dan tinggi sekitar 2,5 meter ambruk.

“Itu terjadi di Jalan Ciaul Pasir ambruk hingga menutupi sebagian badan jalan saat ini sudah kita evakuasi,” ujarnya.

Imran menyebutkan, kejadian bencana didominasi oleh banjir yang terjadi di 10 titik dengan total rumah terdampak sebanyak 70 unit dengan ketinggian air rata-rata 50 sentimeter

“Yang terparah ada di wilayah Jalan Baros, Gang Amris, RT. 02/01, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, dengan jumlah warga terdampak sebanyak 40 kepala keluarga,” imbuhnya.

Selain bencana banjir dan longsor, Imran merincikan, juga terjadi bencana rumah dan atap ambruk di beberapa lokasi.

“Seperti halnya atap rumah ambruk di Kampung Cipejeuh RT.03/ 05, Kelurahan Jayaraksa Kecamatan Baros,” paparnya.

Saat ini tambah dia, petugas BPBD dengan dibantu oleh tagana dan sejumlah relawan kebencanaan tengah menyebar melakukan evakuasi di beberapa kejadian.

Selain itu, dengan kondisi tersebut BPBD menghimbau masyarakat agar lebih siap siaga dan waspada mengingat curah hujan dengan intensitas tinggi ini.

“Tim masih berjibaku melakukan evakuasi dilapangan. Kita pun menghimbau masyarakat agar waspada dengan bencana hidrometeorologi Ini,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara
Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan
Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 
Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang
Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi
60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor
Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:22 WIB

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Perahu Nelayan Hampir Tenggelam di Perairan Palabuhanratu, Ikan Pepetek Berhamburan

Rabu, 23 September 2026 - 15:28 WIB

Dugaan Peras Poktan, Pria Ngaku KPK Jabar Terancam 9 Tahun Kurungan 

Senin, 21 September 2026 - 12:48 WIB

Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang

Sabtu, 19 September 2026 - 14:49 WIB

Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

PERISTIWA

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:08 WIB

error code: 521