JURNALSUKABUMI.COM – DPRD Kota Sukabumi mengaku, sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SMA mengusulkan Satgas Covid-19 melakukan pengetatan usai para pelajar selesai mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Lantaran, masih banyak para siswa yang masih melakukan aktivitas di luar lingkungan sekolah usai melaksanakan PTM. Hal tersebut dilakukan, untuk mencegah terjadinya penyebaran covid-19 di lingkungan sekolah.
Pengusulan tersebut usai Komisi III DPRD Kota Sukabumi melakukan kunjungan kerja ke beberapa sekolah SMA dalam rangka, memastikan bahwa PTM di setiap sekolah berjalan dengan baik dan lancar.
“Ada beberapa masukan dari para Kepsek terkait ingin diketatkannya kondisi siswa setelah keluar sekolah oleh tim satgas Kota Sukabumi dalam hal ini oleh Satpol PP dan juga Dishub. Terutama di jenjang SMA dan SMK,” kata Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Lukmansyah, Kamis (07/10/2021).
Pasalnya lanjut dia, usulan dari para Kepsek itu lantaran masih banyak ditemukan pelajar yang masih melakukan aktivitas usai melakukan PTM. Hal tersebut dikhawatirkan berdampak menjadi penyebab penyebaran virus Corona di lingkungan sekolah.
“Dikarekan setelah keluar mereka masih sering berkumpul atau nongkrong-nongkrong di beberapa tempat, hal ini sangat dikhawatirkan menjadi tempat penyebaran yang berefek kepada sekolah,” imbuhnya.
Namun sejauh ini lanjut dia, sesuai hasil peninjauan di lapangan PTM di satuan pendidikan kini mulai lancar. Bahkan pihak sekolah telah menerapkan prokes dengan baik.
“Saya dan teman-teman Komisi III memastikan bahwa pera satuan pendidikan sudah sangat² menyiapkan PTM ini dengan sangat matang,” ujarnya.
hal tersebut, lanjut Lukmansyah, terbukti dengan konsep belajar PTM yang terbatas, prokes yang sangat ketat serta terus memantau kondisi para pelajar dari mulai datang hingga keluar sekolah.
“Hal ini diharapkan sebagai bagian agar sekolah bisa terus berjalan sesuai keinginan orangtua siswa,” tandasnya.
Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan












