Keluh Kesah Para Pedagang di Tengah Pembangunan Trotoar di Kota Sukabumi

Senin, 4 Oktober 2021 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) mengeluhkan proyek pembangunan trotoar di sepanjang ruas trotoar Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Keberadaan proyek tersebut dinilai mengganggu usaha para pedagang.

Seperti yang disampaikan Asep Rustandi (69), salah seorang pedagang kaki lima. Ia mengungkapkan dirinya sudah berjualan sejak 1980 di lokasi pembangunan trotoar. Keberadaan proyek juga diperparah dengan pandemi covid-19 yang membuatnya bertambah terpuruk.

“Istilahnya mencari makan untuk di makan langsung keluarga, sekarang di aut-aut kiyeu atau (di acak-acak begini). Mau bagaimana coba, sudah begitu kami para PKL belum diberikan sosialisasi tahu-tahunya sudah datang saja kendaraan alat berat untuk membongkar trotoar, ” ungkap Asep kepada Jurnalsukabumi.com, Senin (4/10/2021).

Seharusnya, sambung dia, ada pemberitahuan terlebih dahulu sebelum trotoar dibongkar. Ia berharap pemerintah bisa memperhatika rakyat kecil, seperti dirinya yang hanya pedagang kaki lima.

“Kami sangat mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah. Tapi kalau para PKL mau ditiadakan, kami harus berjualan dimana, sedangkan ladang untuk mencari makan cuma ini satu-satunya, ” keluh Asep.

Sementara itu, Koordinator PKL, Topan Gumelar, mengatakan dirinya cukup menyayangkan melihat peristiwa ini. Seharunya pemerintah bisa memberikan solusi.

“Pada beberapa waktu lalu Pemkot Sukabumi mengadakan rapat kalau tidak salah namun yang diundang hanyalah pemilik toko saja. Kenapa kami para PKL tidak dilibatkan yang sudah jelas terkena dampaknya dari pembanguan trotoar ini walau pun jalan ini sebagai jalan utama tolong kami jangan ditiadakan,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda
Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:58 WIB

Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:34 WIB

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Berita Terbaru