Terapkan Teknologi Hijau, Star Energy Borong Enam Penghargaan Subroto Award

Kamis, 30 September 2021 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketiga pembangkit listrik panas bumi star energy, yakni Star Energy Geothermal Salak, Star Energy Geothermal Darajat II dan Star Energy Geothermal (Wayang Windu) berhasil meraih enam penghargaan Subroto Award dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) .

Subroto Award merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia kepada para individu, perusahaan dan stakeholder yang dinilai memberikan kontribusi dan pencapaian di bidang ESDM di Indonesia. Termasuk, komitmen dalam menjaga dan meyakinkan Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3) dan Lindung Lingkungan.

Star Energy Geothermal Salak, Ltd, mendapat peringkat aditama dengan nilai tertinggi untuk kategori kategori kinerja pengendalian pencemaran atau kerusakan lingkungan panas bumi, peringkat Aditama untuk kategori Kinerja Penerapan K3 dan Keteknikan Panas Bumi serta menduduki Juara Pertama untuk kategori Kontribusi PNBP Panas Bumi Terbesar.

Star Energy Geothermal Darajat II, Limited meraih Aditama dengan nilai tertinggi untuk Kinerja Penerapan K3 & Keteknikan Panas Bumi, dan penghargaan Aditama untuk Kinerja Pengendalian Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Panas Bumi. Sementara Star Energy Geothermal (Wayang Windu), Ltd meraih penghargaan Aditama untuk kategori Kinerja Pengendalian Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Panas Bumi.

Hendra Soetjipto Tan, Group CEO Star Energy Geothermal (SEG) mengatakan, pencapaian ketiga aset ini merupakan bukti dari keunggulan operasi dan komitmen perusahaan dalam mengelola aspek-aspek lingkungan dan keselamatan kerja di seluruh operasi Perusahaan.

“Kami selalu berusaha menjaga kinerja unggul operasi kami, salah satunya dengan menggunakan teknologi-teknologi terdepan untuk menimalisir dampak lingkungan,” jelas Hendra Tan.

lanjut dia, saat ini salahsatu keunggulan teknologi yang sedang dikembang Star Energy Geothermal (SEG) yakni pembangkit binary di Salak.

Pembangkit binary ini dapat meminimalkan footprint di lahan konservasi karena memanfaatkan right of way yang sudah ada, dapat mengekstraksi panas dari hot brine, mengurangi pemanfaatan listrik untuk pemakaian sendiri, dan memerlukan perawatan yang minimal.

“Kami juga sangat bangga karena Star Energy Geothermal Salak, Ltd mampu meraih juara 1 untuk kategori Kontribusi PNBP Panas Bumi Terbesar. Hal ini menunjukkan besarnya manfaat PLTP Salak yang dapat dirasakan oleh masyarakat baik dari segi pasokan listrik maupun kontribusi PNBP,” imbuh Hendra Tan.

SEG saat ini mengelola tiga PLTP dengan kapasitas total 875 MW, yang tersebar di Jawa Barat yaitu di Salak, Darajat dan Wayang Windu.

Ketiga wilayah operasi PLTP yang berada di kawasan pegunungan dan hutan lindung, membuat SEG terus berkomitmen untuk melakukan program restorasi dan konservasi yang melibatkan pemerintah daerah setempat dan mitra yang kompeten di bidangnya yang dipadukan pemberdayaan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan operasi, pelestarian lingkungan, dan manfaat sosial di semua wilayah kerjanya.

Sementara itu dihubungi, terpisah, Arifin Tasrif, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menegaskan target pemerintah untuk mendorong pengembangan Energi Bartu Terbarukan (EBT), termasuk panas bumi.

“Untuk mencapai target menuju zero emission pada 2060 dengan transisi energi bersih, ramah lingkungan dan rendah karbon. Dibidang EBT, sedang difinalisasi harga EBT yang lebih menarik untuk investor. Pemerintah juga ada program government drilling panas bumi untuk mengurangi risiko investasi,” tegasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April
Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak
BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Oprasinoal Tutu Selama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahu 2026
Gerakan Pangan Murah Polres Sukabumi Diserbu Masyarakat
Pasar Murah Polres Sukabumi Kota di Gedung Juang Diserbu Warga, Harga di Bawah HET
THR 2026 Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Ini Kata Disnakertrans!
Bazar Kuliner Ramadan 1447 H di Cisaat Catat Perputaran Uang Rp211 Juta
BPR Sukabumi Cabang Cibadak Siapkan Rp13 Miliar untuk Pencairan Tabungan Hari Raya

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 13:26 WIB

BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:36 WIB

Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:30 WIB

BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Oprasinoal Tutu Selama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahu 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:50 WIB

Gerakan Pangan Murah Polres Sukabumi Diserbu Masyarakat

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:23 WIB

Pasar Murah Polres Sukabumi Kota di Gedung Juang Diserbu Warga, Harga di Bawah HET

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777