PPKM Darurat, DPRD Tegaskan Seluruh Kegiatan Termasuk Pabrik Harus Dibatasi!

Jumat, 2 Juli 2021 - 20:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana meminta Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat harus diterapkan secara adil.

Pemberlakuan itu jangan hanya membatasi kegiatan belajar mengajar dan beribadah saja, tetapi kegiatan para buruh di Pabrik juga harus dibatasi. Karena menurutnya para buruh adalah masyarakat atau penduduk Indonesia yang wajib dilindungi juga. Mereka bekerja menafkahi anak istri dan keluarganya.

“Saya sangat setuju kalau setiap kegiatan dibatasi, tapi itu harus berlaku adil untuk semuanya. Termasuk semua kegiatan di sentra industri atau pabrik dan perkantoran, kecuali hal-hal vital,” tegas Andri Hidayana kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (2/7/2021).

Selain itu, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembagunan (PPP) Kabupaten Sukabumi meminta penanganan kasus Covid-19 yang terus melonjak saat ini ditangani secara profesional.

“Dan dalam penanganan harap profesional dimana setiap ada kasus baru wajib ada tindak lanjut sampai ke akar permasalahaannya, dari mana asalnya dengan siapa pernah bersentuhan atau jejak perjalanannya,” jelasnya.

Menurut Andri, jangan hanya mendiagnosis tapi tidak melakukan tracking atau tindakan preventif lainnya. Kalau itu tidak dilakukan, lanjut Andri, Kebijakan PPKM Darurat ini sia-sia dan percuma. “Hanya buang-buang waktu dan buang anggaran saja,” ujarnya.

“Semoga saja keadaan ini cepat berlalu dan mudah-mudahan pandemi ini segera pergi. Kita semua sudah rindu ke masa masa normal dan yang paling penting adalah mari kita sama sama berdoa agar Allah SWT secepatnya mengembalikan keadaan ini seperti sediakala,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Raperda APBD 2027 Sukabumi Fokus Perkuat Agroindustri dan Pariwisata
APBD Perubahan Sukabumi Disepakati, Tambahan Rp89 Miliar Fokus Program PrioritasĀ 
Ketua DPRD Ikut Nyanyi Mati Lampu, Bapeni Sukses Hidupkan Paripurna Istimewa HJKS ke-156
156 Tahun Sukabumi, Paripurna Istimewa Jadi Momentum Menatap Tantangan Pembangunan
400 SPPG Wajib Urus PBG, DPRD Sukabumi Hitung Potensi PAD Bisa Tembus Rp2 Miliar
DPRD Pasang Target: Ratusan SPPG Harus Kantongi PBG dan SLF Sebelum 31 Desember
DPRD Sukabumi Minta Tambahan Anggaran Perubahan APBD 2026, Fokus Program Prioritas
DPRD Sukabumi Mulai Bedah Perubahan APBD 2026, Anggaran Prioritas Jadi Perhatian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:53 WIB

Raperda APBD 2027 Sukabumi Fokus Perkuat Agroindustri dan Pariwisata

Rabu, 16 September 2026 - 13:09 WIB

APBD Perubahan Sukabumi Disepakati, Tambahan Rp89 Miliar Fokus Program PrioritasĀ 

Kamis, 10 September 2026 - 18:00 WIB

Ketua DPRD Ikut Nyanyi Mati Lampu, Bapeni Sukses Hidupkan Paripurna Istimewa HJKS ke-156

Kamis, 10 September 2026 - 17:55 WIB

156 Tahun Sukabumi, Paripurna Istimewa Jadi Momentum Menatap Tantangan Pembangunan

Jumat, 4 September 2026 - 12:55 WIB

400 SPPG Wajib Urus PBG, DPRD Sukabumi Hitung Potensi PAD Bisa Tembus Rp2 Miliar

Berita Terbaru

HEADLINE

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:10 WIB

HEADLINE

Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:07 WIB