DPRD Sukabumi Minta Tambahan Anggaran Perubahan APBD 2026, Fokus Program Prioritas

Kamis, 3 September 2026 - 15:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – DPRD Kabupaten Sukabumi meminta pemerintah daerah tidak sekadar menambah atau menggeser anggaran dalam Perubahan APBD 2026.

Jika terdapat penambahan anggaran, pemerintah diminta memastikan penggunaannya diarahkan pada program yang benar-benar menjadi prioritas dan memiliki kebutuhan mendesak.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali usai rapat paripurna penyampaian nota pengantar Bupati terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Kamis (3/9/2026).

Budi mengatakan, dalam rapat tersebut pemerintah daerah melalui Wakil Bupati Sukabumi H Andreas telah menyampaikan nota pengantar Raperda Perubahan APBD 2026 kepada DPRD.

“Hari ini sesuai dengan agenda Banmus bahwa hari ini rapat paripurna penyampaian nota pengantar Pak Bupati mengenai rancangan peraturan daerah Perubahan APBD 2026,” kata Budi.

“Jadi barusan Pak Bupati yang disampaikan oleh Pak Wabup sudah menyampaikan kepada kami, dan insya Allah kita akan lanjutkan dengan paripurna berikutnya yaitu pandangan dari fraksi-fraksi terhadap nota pengantar Bupati yang sudah disampaikan barusan,” tambahnya.

Menurut Budi, DPRD belum dapat memberikan penilaian secara menyeluruh mengenai perubahan postur anggaran sebelum pembahasan dilakukan secara utuh. DPRD terlebih dahulu akan melihat pos anggaran mana yang mengalami kenaikan maupun penurunan.

“Ya hari ini kita di anggaran perubahan ini tentunya kalaupun ada nanti kita pada saat… kan kita belum membahas secara utuh nih. Apakah di mana naiknya, di mana turunnya nanti seperti apa,” terangnya.

Namun, Budi menegaskan DPRD akan memberikan perhatian terhadap arah penggunaan anggaran apabila dalam perubahan APBD terdapat penambahan belanja.

DPRD meminta pemerintah daerah mengutamakan program yang memiliki tingkat urgensi tinggi dan benar-benar membutuhkan intervensi pemerintah.

“Kalaupun memang ada penambahan, kita tentunya akan prioritaskan, meminta kepada pemerintah untuk diprioritaskan kepada program-program yang memang prioritas, yang memang sangat penting untuk diintervensi oleh pemerintah daerah. Tentunya itu yang kita akan sarankan,” tandasnya.

Diketahui, Pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 selanjutnya akan memasuki agenda pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap nota pengantar yang telah disampaikan pemerintah daerah.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Tiga Ancaman Wilayah di HUT ke-81, Dewan Hamzah Tarik Pesan Panglima TNI ke Sukabumi
DPRD Sukabumi Mulai Bedah APBD 2027, Jawaban Pemda Bakal Dikulik di Komisi
DPRD Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis, Investasi dan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perhatian
Budi Azhar Berdiri di Podium, Pembukaan UUD 1945 Dibacakan di Hari Kesaktian Pancasila
Raperda APBD 2027 Sukabumi Fokus Perkuat Agroindustri dan Pariwisata
APBD Perubahan Sukabumi Disepakati, Tambahan Rp89 Miliar Fokus Program Prioritas 
Ketua DPRD Ikut Nyanyi Mati Lampu, Bapeni Sukses Hidupkan Paripurna Istimewa HJKS ke-156
156 Tahun Sukabumi, Paripurna Istimewa Jadi Momentum Menatap Tantangan Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Tiga Ancaman Wilayah di HUT ke-81, Dewan Hamzah Tarik Pesan Panglima TNI ke Sukabumi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:03 WIB

DPRD Sukabumi Mulai Bedah APBD 2027, Jawaban Pemda Bakal Dikulik di Komisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:57 WIB

DPRD Sukabumi Bahas Dua Raperda Strategis, Investasi dan Tirta Jaya Mandiri Jadi Perhatian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Budi Azhar Berdiri di Podium, Pembukaan UUD 1945 Dibacakan di Hari Kesaktian Pancasila

Rabu, 30 September 2026 - 16:53 WIB

Raperda APBD 2027 Sukabumi Fokus Perkuat Agroindustri dan Pariwisata

Berita Terbaru