JURNALSUKABUMI.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, menargetkan dari pengumpulan Zakat, Infaq dan Sodaqah (ZIS) sebesar Rp 7 Milyar. Hingga saat ini penghasilan terbesar dari ZIS masih di dominasi dari Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ketua Baznas Kota Sukabumi, Miftah Amir mengatakan, pencapaian pengumpulan ZIS saat ini luar biasa karena meski di masa pandemi Baznas masih mampu berupaya mengejar target yang sudah ditetapkan.
“Alhamdulillah sejauh ini sudah tercapai Rp 5,4 miliar. Sisanya, kami yakin pada akhir tahun nanti tarket sudah bisa terpenuhi,” ujar Miftah saat ditemui diruang kerjanya kepada Jurnalsukabumi.com
Lanjut dia, pengumpulan ZIS dari para ASN saat ini mencapai 70 persen dan sisanya dari non ASN. Dalam mencapai target, Baznas akan lebih mengoptimalkan 30 unit pengumpulan ZIS yang ada saat ini dan rencananya akan menambah unit hingga tingkat RW melaui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).
“Kami akan mencoba membuka unit pengumpulan ZIS baru rencananya hingga tingkat RW untuk meningkatkan pendapatan ZIS,” jelasnya.
Masih kata Miftah, dalam waktu dekat ini Baznas bakal menyalurkan bantuan Rp150.000 untuk sekitar 175 jompo yang tersebar di 33 Kelurahan dan penyerahan bantuan itu rencananya akan direalisasikan pada bulan ini dan sekaligus bersilaturahmi dengan Unit Pelayanan Zakat (UPZ).
Tak hanya itu Baznas Kota Sukabumi juga akan mendukung program pemerintah melakukan Gerai Vaksinasi untuk segera membentuk herd immunity, dengan sasaran targetnya akan menyasar 1000 vaksinasi untuk para santri. “Mudah-mudahan dengan upaya ini bisa segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tandasnya.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor












