Muhibah Ramadan di Simpenan, Wabup: Aspirasi Masyarakat Kami Jadikan Muhasabah Pembangunan 

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalam suasana penuh keberkahan bulan suci Ramadan, Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum tazkiyatun nafs membersihkan hati, memperkuat iman, dan meneguhkan kebersamaan. Ajakan itu disampaikan pada kegiatan Muhibah Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Besar Al-Misbahul Huda, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Selasa (3/3/2026).

Muhibah Ramadan menjadi ruang silaturahmi antara ulama, umaro, dan umat sebuah ikhtiar merawat ukhuwah Islamiyah agar denyut pembangunan berjalan seiring dengan nilai-nilai ilahiah. Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta masyarakat setempat, dan diisi dengan penyerahan bantuan sosial, santunan anak yatim, hingga pengundian bantuan umrah sebagai wujud kepedulian dan keberpihakan pada yang membutuhkan.

Dalam tausiyah singkatnya, Wabup Andreas menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar ritual, melainkan madrasah kehidupan.

“Muhibah ini adalah ikhtiar silaturahmi. Mari manfaatkan bulan suci untuk meningkatkan kadar keimanan dan ketakwaan. Tugas pemerintah adalah menjaga agar nilai-nilai itu hidup dalam pelayanan dan kebijakan,” tuturnya.

Ia juga menyinggung potensi Simpenan sebagai gerbang menuju Geopark Ciletuh. Menurutnya, pembangunan kawasan harus beriringan dengan ikhtiar menjaga keselamatan dan kelestarian, serta kepekaan terhadap potensi bencana.

“Kami memohon maaf bila pelayanan belum sempurna. Namun kami tidak pernah berhenti berbenah. Kritik dan saran termasuk dari media sosial kami terima sebagai muhasabah dan bahan evaluasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menjelaskan bahwa Muhibah Ramadan merupakan agenda tahunan untuk menyerap aspirasi sekaligus mempererat sinergi ulama dan umaro. Tahun ini, kegiatan mengusung tema penguatan ukhuwah Islamiyah menuju terwujudnya visi Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).

“Ramadan mengajarkan kita empati, kejujuran, dan keadilan. Dari masjid, kita bangun tekad bersama agar pembangunan tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga menumbuhkan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Muhibah Ramadan, Pemkab Sukabumi Hadirkan Bantuan Nyata untuk Masyarakat
Awal Puasa Diperkirakan Kamis, Tim Hilal Bakal Lakukan Observasi Ulang Esok Hari
Penentuan Awal Ramadan: Hilal Terbenam Lebih Awal di Sukabumi
Ramadan Semakin Dekat, Wabup Sukabumi Dorong Optimalisasi Peran MUI dan FKUB
Rp50 Ribu per Jiwa, Ini Ketentuan Zakat Fitrah 2026 dari Baznas
Diselesaikan Lewat Dialog, Disnakertrnas Turut Tangani Soal Buruh di PT. Younghyun Star
Ustadz Abdul Somad Isi Ceramah di Sukabumi, Sekda: Penguatan Kualitas ASN Kemenag
DLH Maknai Isra Mi’raj dengan Nilai-nilai Penguatan Spritual akan Lingkungan Hidup

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:35 WIB

Muhibah Ramadan di Simpenan, Wabup: Aspirasi Masyarakat Kami Jadikan Muhasabah Pembangunan 

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:28 WIB

Muhibah Ramadan, Pemkab Sukabumi Hadirkan Bantuan Nyata untuk Masyarakat

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:46 WIB

Awal Puasa Diperkirakan Kamis, Tim Hilal Bakal Lakukan Observasi Ulang Esok Hari

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:52 WIB

Penentuan Awal Ramadan: Hilal Terbenam Lebih Awal di Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ramadan Semakin Dekat, Wabup Sukabumi Dorong Optimalisasi Peran MUI dan FKUB

Berita Terbaru