Kepergok Mesum, Sopir Angkot Tancap Gas Tabrak Satpam Hingga Tewas di Gunungpuyuh

Rabu, 8 September 2021 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Nasib nahas dialami Asep Misbahudin (40 tahun) seorang petugas security atau satpam Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. Asep meninggal dunia setelah ditabrak angkot yang sopirnya Ia pergoki sedang melakukan perbuatan mesum, Selasa malam (7/9/2021).

Kejadian memilukan ini bermula setelah Asep mendapati sebuah angkot jurusan Pasar Pelita-Cisaat bernopol F 1974 OX terparkir di tempat yang sepi di sekitar Perumahan Karang Kencana, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, sekira pukul 20.05 WIB. Ia pun melapor kepada warga dan bersama-sama mengecek.

Benar saja. Setelah bagian dalam angkot disenteri, terlihat sopir angkot berinisial RA (28) sedang bersetubuh bersama KN, seorang gadis remaja yang belakangan diketahui baru berusia 14 tahun.

“Setelah ketahuan, lalu warga meminta dibicarakan baik-baik. Tetapi sopir angkot tiba-tiba tancap gas dan kabur, lalu warga bersama-sama mengejarnya,” kata Wildan Purnama, saksi mata di lokasi kejadian mengatakan kepada wartawan.

Wildan menambahkan sopir yang panik tersebut mencari jalan keluar dari Perumahan Karang Kencana. Diduga tidak hafal jalan, pelaku sempat berputar dan kebingungan mencari jalan keluar komplek perumahan.

Warga yang mengejar dan sudah mengepung jalan angkot, menelepon satpam yang berada di jalan yang akan dilalui oleh angkot tersebut untuk menghadangnya.

“Kang Asep security yang meminta angkot berhenti dengan menghadang di tengah jalan malah tidak digubris. Sopir angkot dengan sengaja menabrak Kang Asep,” ujar Wildan kepada wartawan.

Angkot yang oleng ketika menabrak security akhirnya berhenti setelah terperosok ke parit. Massa yang sudah geram akhirnya menghakimi sopir angkot yang keluar tanpa sehelai benang pun hingga babak belur. Tidak sampai disitu, mobil angkot pun hancur menjadi sasaran kemarahan warga.

Sementara Asep sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan insentif dari petugas medis.

“Namun sayang, setelah bertahan kurang lebih 3 jam, Kang Asep meninggal dunia di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi,” jelasnya.

Asep mengalami patah tulang hampir setengah badannya dan luka serius di bagian kepalanya akibat benturan keras ditabrak angkot. Tubuhnya juga mengalami luka benturan karena terlempar ke saluran irigasi di pinggir jalan.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB