JURNALSUKABUMI.COM – Jumlah pencari kerja yang membuat kartu kuning (AK.1) perharinya tembus 50 hingga 100 orang. Kondisi tersebut tak membuat kendor petugas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) melakukan pelayanan di tengah pandemi.
“Mayoritas mereka yang baru lulus tahun sekarang, sudah biasa Juni, Juli dan Agustus merupakan bulan pencari kerja,” kata Tatang Arifin Kasi Pelayanan Antar Kerja Dalam dan Luar Negeri Disnakertrans Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, pelayanan pembuatan kartu pencari kerja (AK.1) diperketat sesuai protokol kesehatan mulai dari jaga jarak hingga masker dan cuci tangan.
“Masyarakat yang datang dibantu petugas diperiksa terlebih dahulu soal prokes sesuai antrian kami layani,” tuturnya.
Tatang meyebutkan, perharinya menyiapkan blanko (AK.1) hanya 50 lembar saja. Namun animo pencari kerja cukup tinggi terutama yang baru saja lulus tahun ini dan datang dari jauh.
“Perharinya kita siapkan 50 kartu AK.1. Namun masyarakat datang lebih dari itu. Apalagi kebanyakan dari kecamatan-kecamatan terjauh yakni Cidolog, Ciracap sehingga kami layani bahkan mencapai 100 kartu tiap harinya,” pukas Tatang Arifin.
Reporter: Ruslan || Redaktur: FK Robbi












