Warga Resah Rumahnya Terancam Longsor,  Pengajuan Pembangunan Talud sejak 1998 tak ‘Didengar’

Minggu, 22 Agustus 2021 - 20:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bencana tanah longsor terjadi di pemukiman padat di Jalan RA Kosasih, tepatnya di Gang Djuli RT 001/009, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Minggu (22/08/2021).

Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi saat wilayah sekitar diguyur hujan deras dari siang hingga malam di hari sebelumnya, Sabtu (21/08/2021).

“Terdapat dua rumah warga sekitar lokasi longsor di Gang Djuli, Cisarua, terancam longsor susulan dan juga mengalami kerusakan sedang berupa retakan pada lantai dan tembok bangunan rumah di sekitar lokasi longsor yang berada di pinggir rumah warga,” kata Imran dalam keterangannya kepada wartawan.

Saat ini sambung Imran, kondisi rumah milik Gingin Ginanjar bersebelahan dengan Sungai Cisarua sehingga terancam akan tergerus longsor. Beruntung Petugas BPBD mendatangi lokasi untuk mengevakuasi dan menangani sebagai upaya mencegah meluasnya dampak longsor.

“Kami bersama tim sedang melakukan penanganan sekaligus menganalisa dampak dari longsoran yang terjadi, dan menghimbau kepada penghuni rumah yang terdampak untuk segera mengosongkan bangunan bagian belakang rumah karena takut adanya longsor susulan,” ucapnya.

Sementara itu Saeful Anwar salah satu tokoh masyarakat setempat membeberkan bahwa warga sudah mengajukan pembangunan talud untuk menahan tanah longsor di sekitar pinggir sungai Cisarua yang terdapat rumah warga.

“Pada sejak zaman Wali Kota Ibu Molly di tahun 1998 hingga sekarang pengajuan pembangunan talud tersebut belum terealisasi entah kenapa, padahal pengajuan tersebut sangat penting untuk masyarakat, “jelasnya.

Senada dengan mantan Ketua RW 09, Dadang Djaelani, membenarkan bahwa saat menjabat Ketua Rw mengajukan setiap tahunnya dalam program Musrenbang.

“Jika hanya datang untuk survey dan melakukan kajian tiap tahun ada, hanya pembangunannya tidak ada,” singkatnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru