JURNALSUKABUMI.COM – Bencana tanah longsor terjadi di pemukiman padat di Jalan RA Kosasih, tepatnya di Gang Djuli RT 001/009, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Minggu (22/08/2021).
Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi saat wilayah sekitar diguyur hujan deras dari siang hingga malam di hari sebelumnya, Sabtu (21/08/2021).
“Terdapat dua rumah warga sekitar lokasi longsor di Gang Djuli, Cisarua, terancam longsor susulan dan juga mengalami kerusakan sedang berupa retakan pada lantai dan tembok bangunan rumah di sekitar lokasi longsor yang berada di pinggir rumah warga,” kata Imran dalam keterangannya kepada wartawan.
Saat ini sambung Imran, kondisi rumah milik Gingin Ginanjar bersebelahan dengan Sungai Cisarua sehingga terancam akan tergerus longsor. Beruntung Petugas BPBD mendatangi lokasi untuk mengevakuasi dan menangani sebagai upaya mencegah meluasnya dampak longsor.
“Kami bersama tim sedang melakukan penanganan sekaligus menganalisa dampak dari longsoran yang terjadi, dan menghimbau kepada penghuni rumah yang terdampak untuk segera mengosongkan bangunan bagian belakang rumah karena takut adanya longsor susulan,” ucapnya.
Sementara itu Saeful Anwar salah satu tokoh masyarakat setempat membeberkan bahwa warga sudah mengajukan pembangunan talud untuk menahan tanah longsor di sekitar pinggir sungai Cisarua yang terdapat rumah warga.
“Pada sejak zaman Wali Kota Ibu Molly di tahun 1998 hingga sekarang pengajuan pembangunan talud tersebut belum terealisasi entah kenapa, padahal pengajuan tersebut sangat penting untuk masyarakat, “jelasnya.
Senada dengan mantan Ketua RW 09, Dadang Djaelani, membenarkan bahwa saat menjabat Ketua Rw mengajukan setiap tahunnya dalam program Musrenbang.
“Jika hanya datang untuk survey dan melakukan kajian tiap tahun ada, hanya pembangunannya tidak ada,” singkatnya.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor






