Dislutkan Sukabumi Salurkan BST bagi Nelayan

Senin, 9 Agustus 2021 - 20:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sukabumi menyalurkan Bantuan Sosial Dubai (BST) bagi para nelayan di Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dislutkan Kabupaten Sukabumi Abdul Kadir mengatakan, bantuan bagi nelayan sendiri merupakan bantuan terdampak PPKM.

“Nelayan yang mendapatkan bantuan ini memang terbatas karena menyesuaikan anggaran dan kondisi saat ini. Namun nelayan yang mendapatkan adalah nelayan yang memiliki kartu KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Perikanan),” ungkapnya kepada jurnalsukabumi.com, Senin (09/08/21).

Menurut Kadir, karena anggaran terbatas maka dari daftar KUSUKA yang jumlahnya ada 9.000 lebih dipilih atau difilter pelaku usaha perikanan yang skala usahanya mikro, maka yang kriteria kecil tidak semua dapat.

“Dislutkan menyadari bahwa data ini sangat penting untuk disesuaikan dengan data desa, untuk itu Dislutkan akan bersurat resmi ke Desa agar desa berperan untuk memverifikasi data KUSUKA, hasil verifikasi data KUSUKA adalah menghapus kartu KUSUKA bagi yang sudah meninggal atau berhenti total usahanya dan menghapus kartu KUSUKA yang dimiliki oleh satu anggota keluarga, satu KK hanya bisa dipilih satu orang yang memiliki KUSUKA), Bagi pelaku usaha perikanan yang belum memiliki kartu KUSUKA pihak desa bisa memfasilitasi pendaftaran KUSUKA ke Dislutkan,” jelasnya.

Selain dari pada itu larangan bagi masyarakat untuk memiliki kartu KUSUKA juga melanggar Hak Asasi Manusia, siapapun boleh menadi Nelayan, Pembudidaya Ikan atau Pengolah Pemasar, apabila ada WNI yang mengajukan kartu KUSUKA tetapi Dislutkan tidak melayani maka Dislutkan akan dipersoalkan, tetapi apabila semua WNI di sukabumi mengajukan KUSUKA diproses maka data KUSUKA menjadi tidak handal diragukan.

“KUSUKA bisa menjadi potensi masalah seperti sekarang misal dapat bantuan berbekal KUSUKA padahal usaha pemasaran ikan hanya 1 tahun sekali waktu tahun baru atau waktu libur idul fitri,” katanya.

“Selain berbekal kartu KUSUKA, kami juga mengecek apakah pernah mendapatkan bantuan lainnya,” tandasnya.

Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB