JURNALSUKABUMI.COM – Beredar sebuah pesan berantai di media sosial WhatsApp informasi penutupan sementara Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhakti Medicare di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis, (15/07/2021).
Dalam informasi tersebut penutupan sementara dimulai tanggal 16-18 Juli 2021 mendatang akibat melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Sukabumi dan keterbatasan oksigen sera tenaga medis.
Masih dalam gambar yang terdapat logo RS Medicare itu pun tertera pelayanan ponek dan trauma center tetap buka. Menanggapi hal itu, Humas RS Bhakti Medicare, Rahayu Ginanjar angkat bicara.
Ia menjelaskan, jika informasi yang terlanjur tersebar di media sosial terkait penutupan IGD adalah tidak benar, karena informasi tersebut masih dalam perencanaan.
“Sebetulnya informasi yang sudah beredar itu baru rencana. Ya, kemungkinan ada orang iseng yang menyebarkannya,” ujar Rahayu kepada jurnalsukabumi.com.
Selain itu, saat di hubungi melalui sambungan telepon Rahayu menjelaskan, jika rencana tersebut muncul karena kondisi crowded yang dialami oleh RS Bhakti Medicare dalam beberapa minggu terakhir.
“Rencana ini muncul ketika rapat, kita merasa kewalahan karena begitu banyak pasien yang keluar masuk dalam satu hari, sedangkan tenaga kesehatan kita terbatas,” jelasnya.
Lanjutnya, “jadi besok itu tidak ada penutupan tapi kita besok akan melakukan sistem penyekatan, untuk mempermudah sistem kerja tenaga kesehatan di RS,” kata Rahayu.
Tidak hanya itu menurutnya kondisi tersebut juga memaksa ruang rawat inap banyak dialihfungsikan menjadi ruang isolasi pasien yang terpapar virus Covid-19.
“Sekarang juga kita terpaksa menggunakan ruang rawat inap untuk pasien Covid, karena ruang isolasi sudah penuh terpakai,” tandasnya.
Reporter: Ardi | Redaktur: Ujang Herlan












