JURNALSUKABUMI.COM – Sejak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat oleh Pemerintah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi gencar Aksi Tangguh Melawan (ATM) Covid 19 di wilayah Kota Sukabumi.
“Dengan mengerahkan puluhan Relawan Kemanusian dalam percepatan penanganan bencana non alami Covid-19, salah satu cara yang ditempuh adalah dengan memasifkan penyemprotan disinfektan yang di mulai pagi, siang maupun malam,” kata Imran Kalak BPBD Kota Sukabumi, Kamis (08/7/2021) dalam keteranganya dalam Grup Media Center kepada Wartawan.
Dijelaskan Imran kegiatan tersebut tersebar di beberapa titik di antaranya Kawasan Permukiman, Fasilitas Umum, Gedung Pemerintah serta Pusat keramaian. Langkah ini terpaksa diambil sebagai upaya konkrit melayani masyarakat untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di lokasi lingkungan masyarakat Kota Sukabumi.
“Berdasarkan data yang diperoleh sampai hari Kamis 8 Juli 2021, Pukul 16:48 WIB, sebanyak 1257 liter cairan telah disemprotkan, dan 2250 bangunan yang menyebar di sejumlah lingkungan perumahan permukiman warga, tempat ibadah, pusat perkantoran, perdagangan tempat pendidikan, terminal, Armada angkutan umum tidak luput dari sasaran penyemprotan cairan disinfektan,” ujarnya.
Selain itu sambung Imran petugas BPBD bersama tim gabungan TNI, POLRI, Satpol PP, Damkar, Dishub, Dinkes, Dinsos dan unsur teknis terkait yang terhimpun dalam Satgas Covid 19 Kota Sukabumi ikut berjibaku membantu penanganan dalam memerangi pandemi ini.
“Targetnya dari aksi penyemprotan cairan disinfektan di tengah PPKM Darurat ini adalah agar penyebaran covid dapat diminimalisir, sehingga mata rantai penyebarannya di lingkungan masyarakat dapat diputus. Artinya dengan langkah ini diharapkan masyarakat dapat terjaga kesehatannya,” jelasnya.
Semoga dengan langkah ini kota Sukabumi tetap Sehat dan tangguh menghadapi Covid 19 serta angka lonjakan terkonfirmasi positif Covid-19 dapat menurun,” tutup Imran.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan












