JURNALSUKABUMI.COM – Perusahaan Daerah Aneka Tambang dan Energi (Perumda ATE) Kabupaten Sukabumi, mulai terjun ke beberapa wilayah potensial penghasil berbagai jenis tambang.
Direktur Utama Perumda ATE Kabupaten Sukabumi, Eneng Dewi Komalasari SE mengatakan, secara geologis, Sukabumi memiliki keuntungan berupa potensi bahan tambang beragam. Sehingga, perlu secara maksimal digarap yang lebih serius.
“Dari hasil kunjungan di lapangan, ada beberapa wilayah yang memang sangat potensial menghasilkan tambang. Oleh karena itu, sudah sepatutnya lebih memaksimalkan pemanfaatnya sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Selasa (22/06/2021).

Perempuan yang tercatat hampir 15 tahun tugas di Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Sukabumi sejak tahun 2004 hingga 2019 itu menjelaskan, dalam kunjungan perdana kemarin, Ia menghimpun sudah ada beberapa lokasi yang bakal dibidik dalam waktu dekat ini.
“Betul, untuk sementara lokasi yang sudah kami survei yaitu, lokasi tambang emas pasir piring, pasir besi Tegalbuleud, tambang gamping dan bentonit Jampangtengah, tambang kuarsa di Gunungguruh dan tambang chalcedony atau batu sabun di Sagaranten,” jelas Eneng.
Untuk itu lanjut wanita lulusan S1 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STIE PASIM Bandung tersebut mengaku, Perumda ATE Kabupaten Sukabumi akan segera melakukan langkah nyata secepatnya.

“Selain lokasi itu, juga melihat data potensi yang sudah diterima dari beberapa Kepala Desa di Kecamatan Cikembar dan tentu kita lihat potensi yang mungkin bisa dikerjakan oleh Perumda ATE,” tutup Eneng.
Redaktur: Ujang Herlan












