Dinas Kelautan Sukabumi Terus Kembangkan Produksi Olahan Ikan hingga Menembus Pasar Ekspor

Kamis, 27 Mei 2021 - 18:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sukabumi, menyebut lima jenis usaha pengolahan ikan berhasil dikembangkan oleh kelompok usaha yang menjadi binaannya.

Kelima jenis usaha pengolahan ikan tersebut diantaranya, ikan pindang, fish jeli, ikan asap, sereal ikan dan ikan asin. Seluruhnya telah berjalan dan mulai berkembang di pasar lokal maupun domestik.

Kasi Peningkatan Kehidupan Nelayan dan Budidaya Ikan Deden Kodir mengatakan, ikan asin diproduksi hampir di setiap Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ada di Kabupaten Sukabumi, Namun beberapa wilayah menjadi sentra produksi yang cukup besar, seperti Ciwaru, Kampung Sangrawayang Kecamatan Simpenan, Palabuhanratu dan kampung Cibanban Kecamatan Cisolok.

“Ikan asin dikemas dalam bentuk plastik yang cukup besar untuk dipasarkan ke kota-kota besar seperti Sukabumi, Bandung dan Bogor, apalagi di saat musim tangkapan ikan bahan baku untuk pembuatan ikan asin melimpah,” ujar Deden Kodir, Kamis (27/5/21).

Untuk produksi ikan Pindang sambung dia, sudah tersebar di beberapa wilayah, mulai dari Buniwangi Palabuhanratu, Bantargadung, Ciwaru, Kadudampit Cisaat, serta Jampang kulon.

“Kalau penjualan ikan pindang ada yang dikirim langsung ke Sukabumi ada juga yang dijual secara eceran dari rumah ke rumah, dan belum dapat memasuki pasar domestik yang lebih luas,” terangnya.

Sementara, produk Fish Jei seperti bakso sentralnya berada di Palabuhanratu, kemudian usaha Ikan asap baru mulai berjalan dan tumbuh di kampung Pajagan Kecamatan Cisolok. Untuk cereal merupakan produk home industri, lebih mirip cococrun serta cocok di konsumsi untuk sarapan pagi dan hanya diproduksi di Cisaat.

“Untuk ikan asap khusus dipasarkan ke wilayah Jakarta dan juga dijual secara online, sementara untuk cereal di jual langsung kepada konsumen dan juga online, untuk fish jeli di jual di kios-kios pasar, online atau memasok penjualan bakso di Palabuhanratu dan sekitarnya,” tuturnya.

Ia menjelaskan, Semua hasil produk pengolahan ikan kelompok binaannya ini belum menembus pasar ekspor, karena untuk pasar domestik peluangnya masih terbuka lebar. Namun ikan asap sidat pernah menjajaki pasar luar negeri, tetapi kalah bersaing dengan negara lain sehingga usaha tersebut tidak berkembang dan bahkan bangkrut.

“Asap ikan sidat dari kita ini kalah bersaing dengan RRC dan Jepang, perusahaan yang di sini saja sudah bangkrut dan mau dijual, tapi kita tidak tahu hasil olahan yang dijual secara online bisa saja menembus pasar ekspor,” jelasnya.

Produk ikan yang berhasil menembus pasar ekspor, kata Deden hanya untuk produk ikan segar seperti tuna, lobster, tengiri dan layur.

“Selain produk olahan ikan dan ikan segar, ada pengolahan minyak belut dan kepala belut di daerah Sukaraja, untuk beberapa orang yang mengerti mereka tahu otak belut memiliki hormon yang baik, kemudian diolah sedemikian rupa menjadi kapsul yang berkhasiat untuk kejantanan pria,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB