MUI dan Ormas Islam Deklarasikan, Tolak Berandalan Geng Motor di Sukabumi

Minggu, 23 Mei 2021 - 17:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas Islam) menggelar rapat koordinasi sekaligus mendeklarasikan menolak keberadaan Geng Motor yang meresahkan, acara bertempat di Gedung Islamic Center Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi, Minggu (23/05/21).

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mencegah merebaknya aksi berandalan geng motor yang selalu meresahkan masyarakat Kota/Kabupaten Sukabumi.

“Polres Sukabumi Kota mengingatkan tidak akan segan-segan untuk menyikat pelaku geng motor yang membuat onar dan meresahkan masyarakat,” ujar Sumarni kepada Jurnalsukabumi.com.

Lebih lanjut Sumarni menjelaskan, semakin merebaknya kelompok geng motor jajaran Polres Sukabumi Kota terus melakukan patroli dan beroperasi di sejumlah titik rawan di wilayah Sukabumi mulai dari siang hingga dini hari.

“Salah satu bentuk kriminalitas yang dilakukan oleh oknum berandalan bermotor tidak terulang kembali dan secara dini bisa diantisipasi seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Cireunghas yang mana seorang ibu tidak berdosa menjadi korban ulah dari berandalan bermotor,”ucapnya.

Dengan begitu sambung dia, sebagai antisipasi meluasnya aksi kelakuan berandalan geng motor, jajaran Polres Sukabumi Kota akan terus melakukan operasi di lapangan dan mengajak semua unsur masyarakat yakni Ormas Islam, MUI untuk bekerjasama menolak keberadaan geng motor di Sukabumi.

“Saat ini di beberapa titik daerah yang rawan kriminalitas yang kerap dilakukan geng motor dikenal sadis dan tak pandang bulu untuk melukai korbannya yang tidak berdosa dan juga dalam setiap aksinya mereka berkelompok serta dilengkapi dengan senjata tajam (Sajam),” jelasnya.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu mewaspadai segala bentuk aksi para pelaku geng motor, apabila ada berandalan bermotor yang mencurigakan dan mengganggu ketertiban umum segera menghubungi Kepolisian di nomer telepon 110, petugas akan segera terjun ke lokasi,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar
Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:51 WIB

30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Rabu, 30 September 2026 - 19:53 WIB

Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa

Berita Terbaru