Tak Kunjung Bayar Pesangon Karyawan, OSPI ‘Lelang’ Gedung Pabrik PT Tang Mas di Cidahu

Rabu, 19 Mei 2021 - 18:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) lakukan aksi unjuk rasa di halaman pabrik Air Minum Dalam Kemasan (ADMK) PT Tang Mas, di Kampung Cikalong, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Selasa (18/5/2021). Peserta aksiĀ  memasang spanduk besar yang hampir menutup bagian depan bangunan pabrik bertuliskan “Bangunan/Gedung Pabrik Dilelang”.

Ketua Sekretariat Daerah OPSI Sukabumi, Ade Jalaludin, mengatakan aksi itu terjadi karena pihak perusahaan kembali melanggar perjanjian bersama yang dibuat beberapa waktu lalu melalui Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

“Nah ini terjadi demo lagi karena perusahaan tidak menjalankan kesepatakan kita bersama, bahkan kesepakatan yang dilanggarnya itu adalah kesepakatan hasil sidang yang dilakukan oleh PHI,” ujarnya kepada Jurnalsukabumi.com, Rabu (19/5/2021).

Ade menuturkan, hasil PHI itu menyebutkan bahwa perusahaan tersebut harus membayar sekaligus hak-hak para karyawan yang ter-PHK sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja (PMTK).

“Saat itu perusahaan meminta keringanan untuk membayar dengan cara dicicil, dan kami sanggupi. Namun perusahaan kembali tidak membayar cicilan pesangon kepada karyawan dan menuggak selama empat bulan,” tuturnya.

Hal ini membuat para karyawan yang diberhentikan kembali turun ke jalan melakukan aksi. Para pimpinan perusahaan itu dipanggil oleh Muspika untuk kembali melakukan mediasi.

“Dalam mediasi terakhir ini kami sepakat dengan perusahaan untuk memberhentikan oprasional persahaa sampai hak-hak para buruh yang ter-PHK dibayar,” tandasnya.

Reporter: Syahrul | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!
Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Roda Pikap Pengangkut Sayur Lepas di Depan RSUD Sekarwangi, Lalu Lintas Tersendat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk SimpenanĀ 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Usai Angin Kencang Terjang Cicurug, Bupati Asep Japar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru