JURNALSUKABUMI.COM – Ribuan kendaraan roda empat maupun roda dua yang hendak masuk ke sejumlah destinasi wisata di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi terpaksa kembali diputarbalikan tim gabungan di Pos Pam penyekatan Gunung Butak pada H+3 Idul Fitri, Minggu (16/05/2021).
Penutupan objek wisata sementara itu menyusul tingginya volume wisatawan. Sebab sebelumnya puluhan ribuan orang antusias untuk berlibur Lebaran ke beberapa destinasi wisata di kabupaten terluas di Jawa dan Bali ini.
“Jadi pertimbangan Pak Bupati kepada Pak Dandim 0622 dan saya untuk menutup objek wisata. Karena hasil evaluasi satgas Covid-19, baik pelaku usaha maupun masyarakat wisatawan banyak yang tidak tertib protokol kesehatan,” kata Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif kepada jurnalsukabumi.com.
Penutupan ini, sambung dia, sebagai langkah membendung ribuan orang yang hendak berlibur pasca Hari Raya Idul Fitri agar tidak menimbulkan klaster penularan virus covid-19 khususnya di Kabupaten Sukabumi, umumnya di Jawa Barat.
“Kemarin puluhan ribu menuju ke sini (Palabuhanratu, red), bukan hanya wisatawan lokal tapi banyak juga dari luar daerah. Namun kita bisa bendung dengan penutupan ini, sehingga untuk wisata clear tidak ada kerumunan dengan adanya penutupan ini,” terangnya.
Lukman menerangkan penutupan ini akan berjalan semaksimal mungkin, agar animo masyarakat untuk tetap berlibur dalam kondisi pandemi bisa terelakkan sehingga angka kenaikan covid-19 bisa lebih ditekan.
“Kita lihat animonya masyarakat, jika masih tetap ingin masuk tetap kita tutup. Tapi kalau sudah landai, akan kita lakukan penormalan kembali, karena di sini merupakan jalur masyarakat juga,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












