JURNALSUKABUMI.COM – Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Sukabumi Mellan Maulana memberikan pesan terkait dengan dibukanya pendaftaran untuk para Calon Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi, Senin (13/04/21).
“Tidak hanya dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) saya menjadi penanggung jawab akan tetapi terhadap keseluruhannya dan berharap kepada calon ketua nanti, minimal harus lebih baik dari kepengurusan sekarang ini,” kata Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi Mellan Maulana kepada Jurnalsukabumi.com.
Mellan mengatakan, bahwa DPD KNPI Kota Sukabumi tetap dengan Stack Holder bersama elemennya akan terus mengawal hingga penyelenggaraannya tertib, lancar dan berkeadilan terhadap pemuda.
“Sebanyak 60 persen adalah pengurus DPD yang merupakan kader-kader terbaik dari pada Organisasi Kepemudaan (OKP), terkait dengan urusan politik itu diserahkan kepada masing-masing OKP sedangkan DPD KNPI tidak menginstruksikan kepada salah satu calon, semua para calon sama tidak di beda-bedakan,”ucapnya.
Selain itu kata Mellan terdapat 78 OKP yang berhimpun di DPD KNPI Kota Sukabumi, beraneka ragam entitas seperti entitas budaya, sayap partai, kemahasiswaan dan juga entitas nasionalis dan yang lainnya memiliki visi misi berbeda – beda.
Jurnalsukabumi.com menyinggung terkait beredarnya isu tujuh rekomendasi Pengurus Kecamatan (PK) KNPI yang sudah dikunci untuk diberikan kepada salah balon ketua dan adanya biaya administrasi untuk para calon pendaftar hingga jutaan, Mellan menjelaskan bahwa DPD KNPI Kota Sukabumi tidak ikut campur dalam urusan hal itu, hanya bertugas untuk mengawal, dengan diselenggarakannya Musda akan menciptakan sosok pemimpin pemuda yang baik.
“DPD KNPI kepengurusannya sangat berbeda dengan Pengurus Kecamatan (PK) KNPI yang mempunyai rumah tangganya masing-masing, berbeda pada organisasi pada umumnya ada instruksi satu komando KNPI tidak seperti itu dan untuk administrasi pendaftaran saya kurang tahu, setiap ada event pastinya membutuhkan biaya contohnya seperti untuk publikasi menurut saya sih sah-sah saja itukan kebijakan panitia pelaksana bukan dari DPD,” tandasnya.
Reporter: Azis Ramdhani I Redaktur: FK Robbi












