DLH: Pengiriman Sampah ke TPSA Cikembar Capai Ratusan Ton Perhari

Rabu, 7 April 2021 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menanggulangi penumpukan di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA). Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi harus ekstra berpikir dalam hal tersebut.

Seperti halnya program yang saat ini sedang dijalani di TPSA Cimenteng, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar. Penumpukan tersebut ditanggulangi dengan cara dibuatkan pupuk organik yang sebelumnya full dari limbah sampah yang bisa dijadikan pupuk.

Namun, setelah bekerjasama dengan pihak ketiga pupuk yang sepenuhnya dari limbah kini di campur dengan kotoran hewan, sekam ternak dan cairan EM-4 yang berwarna kecoklatan dan beraroma manis asam (segar).

“kalau dulu full sampah organik, tapi sekarang di campur kotoran hewan, sekam ternak, lalu sampah di campur aplikasi EM-4 dan dibiarkan membusuk sekitar 1 bulan,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Sukabumi Denis Eriska, melalui Koordinator Pengelola TPSA Cimenteng, Asep Sutriawan kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (7/04/21).

Sambung dia, pupuk yang sudah di racik lalu di giling sampai menghasilkan butiran dan hasilnya pun sudah tidak berbau lagi. Setelah itu di kemas menggunakan karung berisi 20 kilogram.

“Pembuatan kompos sudah berjalan 5 tahun kebelakang, namun bekerjasama dengan pihak ketiga itu baru beberapa bulan ini,” terangnya.

Asep menjelaskan, pembuatan kompos sendiri bertujuan mengurangi daya tampung sampah di lokasi akhir. Sebab, dalam kurun satu hari pengiriman sampah yang masuk mencapai 170 ton.

“Harga dari hasil produksi ini hitungan nya perkilo hanya sepuluh ribu rupiah dengan kualitas sangat baik,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi
Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik
Gelar Sosialisasi Pemilih Berkelanjutan di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas
Sampaikan Pesan Bung Karno, Ono Surono: Bangsa yang Kuat Terlahir dari Ibu Hebat
Gelar Sosialisasi ATR/BPN di Nyalindung, Heri Gunawan Dorong Percepatan PTSL dan Reforma Agraria

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB