Damkar Kota Sukabumi Tangkap Belasan Ular, Warga Dihimbau Waspada?

Senin, 1 Maret 2021 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sepanjang tahun 2020 Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sukabumi, berhasil menangkap belasan ular yang masuk kedalam pemukiman warga.

Hewan jenis reptil dengan bisa yang dapat mematikan itu ditangkap lantaran khawatir bisa membahayakan masyarakat sekitar.

Kasi Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi Hendar Iskandarsyah, mengatakan, sejak awal Januari 2020 hingga Februari 2021. Pihaknya, berhasil menangkap sebanyak 12 ekor ular berbisa, yang ditangkap dibeberapa lokasi.

“Ular itu kita tangkap karena bisa membahayakan masyarakat sekitar,” kata Hendar kepada wartawan, Senin (01/03/21).

Lanjut dia, ular yang ditangkap itu terdiri dari beberapa jenis. Misalnya, ular pyton, poros, cobra dan ular kopi.

“Ya, ada berbagai jenis, bahkan yang besar pun sempat kita amankan, ” imbuhnya.

Setelah dilakukan penangkapan itu, sambung dia, ular-ular itu rencananya akan dilepas liarkan kembali demi menjaga ekosistem alam di Sukabumi.

“Dari 12 ular yang kita tangkap sudah 4 ekor kita rilis. Biasanya kita lepas liarkan di daerah Gunung Gede Pangrango yang jauh dari pemukiman warga,” sambungnya.

Sementar dia menyebutkan, masuknya ular-ular itu kepemukiman warga, diduga dampak dari peralihan musim, sehingga masuk untuk mencari makan dan sarang baru di pemukiman warga.

“Sejauh ini diduga akibat peralihan musim sehingga mencari sarang dan makan di pemukiman warga,” sambung dia.

Dari deretan penangkapan tersebut. Lanjut dia, Tim Rescue Pemadam Kebakaran, berhasil meangkap ular sepanjang 7 meter. Ular itu ditangkap pada Senin (22/02/21) kemarin, di pemukiman warga di wilayah Baros Kota Sukabumi.

“Yang paling besar itu kemarin jenis ular pyton kami tangkap di Baros, karena Sudah masuk pemukiman warga,” imbuhnya.

Dengan banyaknya kasus tersebut. Masyarakat pun diminta tetap waspada. Apalagi rumahnya yang dekat dengan perkebunan dan semak-semak. Pasalnya, ular itu bisa masuk kapan saja ke pemukiman warga kapan saja.

“Apalagi peralihan musim seperti ini, jadi masyarakat harus menjaga lingkungan sekitar jika terdapat semak-semak didekat rumahnya lebih baik dibersihkan untuk menghindari ular berkembang biar dan masuk kerumah warga,” pungaksnya.

Reporter: Rizky Miftah || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Anggaran Rp12,6 Miliar Jembatan Cibeureum Disorot, DPRD Kota Sukabumi Minta Dibahas Ulang
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Sampah di Padaasih Cisaat Identik dari SPPG, Ilyas: Kami Tetap Turun Bersihkan!
Cuaca Ekstrem, TPT Irigasi di Kadulawang Sukabumi Ambruk Timpa Rumah Warga
Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi
20 Tahun Tanpa Obat, Pelaku Pembacokan di Gunungguruh Positif Gangguan Jiwa Berat!
Long Weekend, Exit Tol Parungkuda Hingga Simpang Ratu Cibadak Padat Merayap

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:36 WIB

Anggaran Rp12,6 Miliar Jembatan Cibeureum Disorot, DPRD Kota Sukabumi Minta Dibahas Ulang

Sabtu, 18 April 2026 - 20:57 WIB

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Senin, 13 April 2026 - 20:58 WIB

Sampah di Padaasih Cisaat Identik dari SPPG, Ilyas: Kami Tetap Turun Bersihkan!

Senin, 13 April 2026 - 20:24 WIB

Cuaca Ekstrem, TPT Irigasi di Kadulawang Sukabumi Ambruk Timpa Rumah Warga

Berita Terbaru

HEADLINE

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Sabtu, 18 Apr 2026 - 20:57 WIB

EKBIS

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:17 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777