JURNALSUKABUMI.COM – Tim relawan sosial Sahabat Kristiawan Peduli (SKP) Sukabumi Raya tetap menolak untuk menyerah demi mendistribusikan sejumlah bantuan bagi korban terdampak pergerakan tanah di Kampung Ciherang, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/2/2021).
Tidak semudah apa yang dipikirkan, mereka harus rela menempuh perjalanan puluhan kilometer demi memastikan bantuan donasi dari para donatur itu sampai di tujuan.
Dikabarkan, untuk bisa ke titik lokasi tim terpaksa harus menempuh kurang lebih 30 kilometer dari pusat perkotaan Kota Sukabumi.
Bahkan, tiga mobil yang diberangkatkan menuju lokasi, dua di antaranya pengangkut sembako dan satu kendaran digunakan para anggota SKP itu sempat terhambat.
Sebab, sepanjang perjalanan dihadapkan dengan akses jalan yang cukup curam. Terlebih, tak sedikit melintasi jalan menurun, menanjak hingga menikung. Sehingga, tepat di Jalan Cijangkar, satu mobil L300 Mitsubisi pengangkut bantuan pun tak kuat menanjak.
“Iya, karena jalannya hampir didominasi menanjak hingga 45 derajat. Jadi, mobil L300 pengangkut sembako sempat mengalami trabel karena kelebihan muatan hingga tak kuat menanjak,” ujar Kristiawan Saputra, Founder SKP.
Bahkan menurutnya, pengalaman ini merupakan kali pertamanya dirasakan. Sebab, bantuan yang dikirim pun terbilang cukup banyak. Tetapi, tak lama kemudian ada orang yang membantu hingga menderek mobil.
“Ya namanya perjuangan tetap harus bisa sampai tujuan. Apalagi, bantuan ini merupakan amanah yang dititipkan kepada SKP,” terangnya.
Sopir Pengangkut Bantuan yang sempat mobilnya mogok, Aef menambahkan, tak kuat menanjak itu diakibatkan karena kelebihan muatan dan kondisi jalan yang cukup tajam.
“Posisi tanjakannya memang sangat curam. Beruntung tidak ada korban dan akhirnya bisa sampai tujuan,” singkatnya.
Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan












