Menolak Untuk Nyerah, Mobil Distribusi Donasi SKP Sempat Tak Kuat Menanjak

Rabu, 17 Februari 2021 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tim relawan sosial Sahabat Kristiawan Peduli (SKP) Sukabumi Raya tetap menolak untuk menyerah demi mendistribusikan sejumlah bantuan bagi korban terdampak pergerakan tanah di Kampung Ciherang, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/2/2021).

Tidak semudah apa yang dipikirkan, mereka harus rela menempuh perjalanan puluhan kilometer demi memastikan bantuan donasi dari para donatur itu sampai di tujuan.

Dikabarkan, untuk bisa ke titik lokasi tim terpaksa harus menempuh kurang lebih 30 kilometer dari pusat perkotaan Kota Sukabumi.

Bahkan, tiga mobil yang diberangkatkan menuju lokasi, dua di antaranya pengangkut sembako dan satu kendaran digunakan para anggota SKP itu sempat terhambat.

Sebab, sepanjang perjalanan dihadapkan dengan akses jalan yang cukup curam. Terlebih, tak sedikit melintasi jalan menurun, menanjak hingga menikung. Sehingga, tepat di Jalan Cijangkar, satu mobil L300 Mitsubisi pengangkut bantuan pun tak kuat menanjak.

“Iya, karena jalannya hampir didominasi menanjak hingga 45 derajat. Jadi, mobil L300 pengangkut sembako sempat mengalami trabel karena kelebihan muatan hingga tak kuat menanjak,” ujar Kristiawan Saputra, Founder SKP.

Bahkan menurutnya, pengalaman ini merupakan kali pertamanya dirasakan. Sebab, bantuan yang dikirim pun terbilang cukup banyak. Tetapi, tak lama kemudian ada orang yang membantu hingga menderek mobil.

“Ya namanya perjuangan tetap harus bisa sampai tujuan. Apalagi, bantuan ini merupakan amanah yang dititipkan kepada SKP,” terangnya.

Sopir Pengangkut Bantuan yang sempat mobilnya mogok, Aef menambahkan, tak kuat menanjak itu diakibatkan karena kelebihan muatan dan kondisi jalan yang cukup tajam.

“Posisi tanjakannya memang sangat curam. Beruntung tidak ada korban dan akhirnya bisa sampai tujuan,” singkatnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Tragis! Laka di Parungkuda Akibatkan Sopir Truk Terjepit 
Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Sukabumi Semprot Langsung Area Puskesmas Palabuhanratu

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?

Berita Terbaru