Sukabumi Raih Alokasi Komando Strategi Pertanian di 21 Kecamatan

Sabtu, 30 Januari 2021 - 07:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepada Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi Ajat Sudrajat menyampaikan, di tahun 2020 ini mendapatkan alokasi Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Konstratani) untuk 21 kecamatan dari Kementerian Pertanian.

Hal itu dikatakan Ajat saat mendampingi Bupati Sukabumi, Marwan Hamami di acara pencanangan gerakan Konstratani di Kabupaten Sukabumi, tahun 2020 di aula Setda Palabuhanratu, pekan lalu.

“Tahun sebelumnya (2019, red) telah mendapatkan telah mendapatkan alokasi Konstratani di lima kecamatan. Diantaranya Kecamatan Ciracap, Surade, Tegalbuled, Waluran dan Kecamatan Ciemas,” ujar Ajat.

Jumlah kecamatan yang mendapatkan alokasi konstratani dari Kementerian Pertanian, sambung Ajat menjadi 26 kecamatan. “Semoga 21 kecamatan lagi segera mendapatkan alokasi konstratani tersebut dari Kementerian Pertanian,” terangnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Sukabumi Marwan, Hamami menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian dalam program 100 hari kerjanya telah mencanangkan program Konstratani di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, sambung Marwan Dinas Pertanian dengan instansi terkait lainnya harus bersinergi untuk saling melengkapi sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

“Sektor pariwisata dan pertanian merupakan prioritas dalam membangun kemajuan Kabupaten Sukabumi. Kita respek dengan gerakan konstratani ini, yang penting konsisten bergerak terus dalam melakukan terobosan-terobosan untuk memajukan pertanian di Kabupaten Sukabumi,” paparnya.

Menurut Marwan, untuk mencapai target sektor pertanian di Kabupaten Sukabumi, semua stakeholder harus kreatif, aktif dan inovatif, termasuk di dalamnya para petugas penyuluh pertanian di masing-masing BPP (Balai Pelatihan Pertanian) di tiap kecamatan harus lebih bersemangat lagi dalam membina petani di wilayahnya.

“Ke depan, strategi pencapaian produksi harus didasarkan pada penggunaan potensi dan teknologi pertanian spesifik lokasi sekaligus mempertimbangkan dukungan SDA dan SDM nya. Teknologi spesifik lokasi yang akan diterapkan harus dirancang oleh semua pihak. Kehadiran kostratani ini salah-satunya untuk merancang hal tersebut,” tandasnya.

Reporter: CR3 || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
RSUD Sekarwangi Jadi Lokasi Layanan KB Mantap, Bupati Sukabumi Lakukan Monitoring
Becak Listrik Bantuan Presiden Siap Diserahkan kepada Warga Sukabumi
BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi
Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya
Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan
HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:01 WIB

RSUD Sekarwangi Jadi Lokasi Layanan KB Mantap, Bupati Sukabumi Lakukan Monitoring

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya

Berita Terbaru