TPT Ambrol, Rumah dan Kantor Bank Permodalan di Warudoyong Rusak Parah

Kamis, 28 Januari 2021 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berukuran kurang lebih 13 x 3 meter yang lokasinya berada di lingkungan Polsek Warudoyong, Kota Sukabumi ambrol, Kamis (28/01/21).

Akibatnya, dua bangunan rumah warga di Jalan Cemerlang Kampung Cijambe, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, mengalami kerusakan cukup parah.

Dari dua bangunan itu, satu di antaranya merupakan Kantor Bank Permodalan Nasional Madani (PNM) Syariah Mekaar yang ikut jebol akibat hantaman TPT.

Asep Rahardian (30) Kepala Area Kantor PNM Mekaar, mengatakan, peristiwa ambruknya bangunan itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB akibat curah hujan tingga yang terjadi sejak kemarin.

“Ya, tiba-tiba ambruk, menimpa dapur, dan rumah yang di sebelah pun sama dapurnya kena material longsor,” kata dia kepada wartawan.

Lanjut dia, sebelum ambruk tidak ada tanda-tanda apapun. Beruntung, dalam kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun pihaknya mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Lantaran bangunan dapur dan isinya ambruk tertimpa menterial longsor.

“Gak ada korban, karena pegawai lagi berada di luar membeli sarapan. Kalo kerugian ya lumayan karena barang-barang di dapur semua rusak,” tuturnya.

Sementara itu dihubungi terpisah Kalak BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani mengatakan, setelah mendapatkan informasi itu pihaknya langsung sigap menerjunkan petugas untuk melakukan evakuasi.

“Kita langsung melakukan penanganan puing-puing beton dalam rumah korban dan penanganan bongkahan batu yang menghalangi aliran air tersebut,” imbuhnya.

Selain itu, BPBD pun langsung memberikan bantuan kepada korban seperti terpal, pasir, semen, hingga batu bata. “Seperti bata merah 300 buah, semen 4 sak, Pasir 1 m3/kol, dan terakhir kita memberikan terpal 1 lembar, untuk menutupi bangunan yang tertimpa,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru