JURNALSUKABUMI.COM – Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berukuran kurang lebih 13 x 3 meter yang lokasinya berada di lingkungan Polsek Warudoyong, Kota Sukabumi ambrol, Kamis (28/01/21).
Akibatnya, dua bangunan rumah warga di Jalan Cemerlang Kampung Cijambe, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, mengalami kerusakan cukup parah.
Dari dua bangunan itu, satu di antaranya merupakan Kantor Bank Permodalan Nasional Madani (PNM) Syariah Mekaar yang ikut jebol akibat hantaman TPT.
Asep Rahardian (30) Kepala Area Kantor PNM Mekaar, mengatakan, peristiwa ambruknya bangunan itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB akibat curah hujan tingga yang terjadi sejak kemarin.
“Ya, tiba-tiba ambruk, menimpa dapur, dan rumah yang di sebelah pun sama dapurnya kena material longsor,” kata dia kepada wartawan.
Lanjut dia, sebelum ambruk tidak ada tanda-tanda apapun. Beruntung, dalam kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun pihaknya mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Lantaran bangunan dapur dan isinya ambruk tertimpa menterial longsor.
“Gak ada korban, karena pegawai lagi berada di luar membeli sarapan. Kalo kerugian ya lumayan karena barang-barang di dapur semua rusak,” tuturnya.
Sementara itu dihubungi terpisah Kalak BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani mengatakan, setelah mendapatkan informasi itu pihaknya langsung sigap menerjunkan petugas untuk melakukan evakuasi.
“Kita langsung melakukan penanganan puing-puing beton dalam rumah korban dan penanganan bongkahan batu yang menghalangi aliran air tersebut,” imbuhnya.
Selain itu, BPBD pun langsung memberikan bantuan kepada korban seperti terpal, pasir, semen, hingga batu bata. “Seperti bata merah 300 buah, semen 4 sak, Pasir 1 m3/kol, dan terakhir kita memberikan terpal 1 lembar, untuk menutupi bangunan yang tertimpa,” tandasnya.
Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan












