Dimakamkan Ala Covid-19, Jenazah Disambut Keluarga di Jampang Tengah

Minggu, 17 Januari 2021 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSuKABUMI.COM – Jenazah warga Kampung Jelebud RT.02/02, Kedusunan Jelebud, Desa/ Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, yang diduga meninggal akibat Covid – 19 tiba di rumah duka sekira pukul 07.00 WIB, Minggu (17/01/21).

Jenazah yang diketahui warga E. Halimah itu langsung dimakamkan menurut standar operasi prosedur (SOP) Covid-19. Korban menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Secapa Polri sekitar pukul 00.50 WIB, Minggu (17/1/2021) dini hari.

Selanjutnya pihak rumah sakit memulasara jenazah sebelum dikembalikan kepada keluarga dan dibawa menggunakan ambulans covid-19 menuju rumah duka.

Bhabinkamtibmas Desa Jampang Tengah, Brigadir Sugiarto menjelaskan, setelah mendengar kepastian kematian korban, pihak keluarga dan para kerabat dekat segera mempersiapkan penyambutan jenazah dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

“Sejak subuh, keluarga yang ditugaskan sudah mulai menggali liang lahat sebagai tempat pengistirahatan terakhir almarhumah. Jenazah, tiba di rumah duka sekitar pukul 07.00 WIB. Pihak rumah sakit dan keluarga sepakat untuk memakamkan segera begitu turun dari brangkar khusus,” ujarnya kepada jurnalsikabumi.com.

Ia menjelaskan, sebelumnya pemulasaraan jenazah dilakukan oleh pihak rumah sakit mengacu kepada standar operasi prosedur (SOP), terkait tatacara pemulasaraan jenazah Coronavirus tahun 2019 (Covid-19).

“Hal ini berdasarkan UU Nomor 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular, UU Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Surat Edaran P2P Nomor 483 Tahun 2020 Tentang Revisi ke-2 Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi Covid-19,” tandasnya.

Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru