Sepanjang 2019 Belasan TKI Sukabumi Meninggal

Minggu, 1 Desember 2019 - 20:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 13 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi meninggal sepanjang 2019 dalam kurun 10 bulan. Hal ini terungkap bedasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, terhitung sejak awal Januari 2019 sampai Oktober 2019, ada 13 orang PMI asal warga Kabupaten Sukabumi yang meninggal dunia saat bekerja di luar negeri.

“Data yang kami terima dari berbagai pihak atas laporan, mulai dari Kemenlu, KBRI dan SBMI,” ungkap Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Dadang Budiman melalui Kepala Seksi Penyediaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Tatang Arifin.

Saat ditanya soal akibat meninggalnya para Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Tatang menjelaskan, berbagai faktor mulai dari mengalami sakit akibat kerja yang begitu keras, karena kecelakaan dan faktor lainnya.

“Untuk warga yang meninggal dunia ini secara data mayoritas daerah Sukabumi selatan seperti Kecamatan Kalibunder, Sagaranten, Tegalbuleud dan yang lainnya. Serta daerah Cisolok dan Cikakak,” jelasnya.

Melihat kejadian banyaknya yang meninggal, Disnakertrans menghimbau kepada warga Kabupaten Sukabumi untuk menahan diri atau tidak tergoda dengan menjadi TKI atau PMI. Apalagi menjadi asisten rumah tangga dengan kerja yang begitu keras.

“Warga untuk menahan diri. Lebih baik berusaha dirumah sendiri yang jelas terjamin dan terjaga kondisinya,” tandasnya.

Reporter : FK Robbi
Redaktur : Jon Digos

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi CepatĀ 
Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga
Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban
Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara
Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:04 WIB

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 15:35 WIB

Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga

Jumat, 25 September 2026 - 18:22 WIB

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban

Jumat, 25 September 2026 - 15:08 WIB

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Berita Terbaru