Heboh! Warga Cimahi Kena Sabetan Celurit Orang Tidak Dikenal

Rabu, 13 Januari 2021 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kampung Cimahi RT.23/05, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Agil Agustian (19) menjadi korban pembacokan oleh orang tidak dikenal, Rabu, (13/01/2021).

Informasi meresahkan tersebut dialaminya sekira pukul 01.30 WIB dini hari tadi. Beruntung, korban hanya mengalami luka robek kecil tapi cukup dalam di bagian pantat sebelah kanan. Sementara pelaku diperkirakan berjumlah empat orang yang mengendarai dua motor matic yang melarikan diri ke arah Cisaat.

Agil mengatakan, dia dan seorang temannya Dendi habis membeli cemilan di pinggiran jalan Cimahi. Saat dia pulang ke rumahnya, tiba-tiba dari arah belakang muncul dua buah motor yang melaju beriringan menguntit dan mengikuti dua orang itu.

Salah satunya memepetnya sambil menebaskan senjata tajam jenis celurit ke bagian belakang tubuhnya dan mengenai pantat sebelah kanan. Karena suasana gelap, si pelaku sepertinya tidak sempurna membidik sasarannya, sehingga sabetan celurit pelaku hanya mengenai bagian pantat korban.

Sehingga korban hanya mengalami luka tusuk ujung celurit yang cukup dalam. Namun demikian, dia mengaku syok atas kejadian itu. “Kaget sudah pasti. Gimana tidak, ujung celurit menyayat kulit saya. Rasanya perih sekali, darah mengucur dari luka saya, keringat dingin bercucuran. Untung tidak mengenai bagian tubuh yang membahayakan,” katanya kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (13/1/2021).

Ayah korban, Dedi geram terhadap para pelaku kriminal tersebut. Sebagai orang tua korban, dia meminta kepada aparat kepolisian untuk segera melakukan penangkapan dan memproses hukum semua pelaku. Karena tindakan brutalnya itu, telah melukai anaknya dan membuat resah masyarakat.

“Siapa orang tuanya yang rela anaknya dianiaya seperti itu. Saya mohon kepada bapak-bapak polisi untuk segera menangkap pelaku dan menyeretnya ke pengadilan, agar tidak jatuh korban laainnya,” tegasnya.

Sekitar pukul 13.00 WIB, Dedi mendampingi anaknya melaporkan kasus dugaan pembancokan itu kepada aparat kepolisian. Atas laporan korban, polisi lantas membuat Surat Tanda Peneriman Laporan (STPL) dengan nomor STPL/B/08/I/2021/Jabar/ResSmiKota/Resort Cisaat, Tanggal 13 Januari 2021. Selanjutnya, polisi melakukan proses penyidikan.

Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?
Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug
Maling Domba di Cikakak Keok karena Ban Pecah, Empat Ekor Ternak Ditemukan di Dalam Mobil
Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:55 WIB

Ratusan Massa GCB Geruduk SPPG Cireundeu: Sampaikan 7 Tuntutan, Apa Saja?

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:23 WIB

Heboh! Disnakertrans Temukan TKA Diduga Ilegal di PT KKB Cicurug

Berita Terbaru