Waduh! Warga Cidadap Kehilangan Uang Rp20 juta Kiriman Istri dari Arab 

Rabu, 13 Januari 2021 - 14:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Nasib malang dialami Hadi warga Kampung Citatah RT. 01/01, Desa Tenjolaut, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi yang dikabarkan kehilangan uang Rp20.600.000 untuk melunasi cicilan rumahnya.

Informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat Hadi selesai menunaikan shalat Ashar di Masjid yang berada di Kompleks RS Betha Medika lantaran kebetulan saat itu Ia dan kedua orang temannya tengah menunggu pasien.

Namun, tas yang berisi uang kiriman istrinya dari Arab Saudi, kunci motor dan STNK itu di gantung di pagar masjid dan lupa membawa ke dalam. Satu jam kemudian baru ingat, tas tidak ada dalam genggamannya.

“Kejadiannya sekitar jam 4 sore kemarin pas wudhu dan lupa membawanya. Ingat-ngat sekitar satu jam lebih dan setelah dicek, tas saya sudah tidak ada,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Rabu, (13/1/2021).

Saat itu kata korban, dia mulai dirasuki kepanikan karena tas berisi benda berharga miliknya raib tanpa jejak. Dia melaporkan kejadian itu kepada pihak keamanan rumah sakit. Setelah berkoordinasi langsung berkeliling mengitari area rumah sakit sambil bertanya kepada orang yang berpapasan, tetap tas miliknya tidak juga ditemukan.

“Sekitar pukul 20.20 WIB, Selasa ( 12/1/2021) saya pun melaporkan kehilangan tersebut ke Mapolsek Cisaat dan Laporan diterima petugas jaga Bripka Irwandi Febrian,” jelas Hadi.

“Saya berharap masih ada orang yang berbesar hati dan berniat mengembalikan segera. Insyallah, ada apresiasi kami,” harapnya.

Kepala Keamanan RS Betha Medika, Hendro Suriatno membenarkan jika korban lupa menaruh tas saat wudhu. Setelah shalat Ashar dia baru ingat tasnya tertinggal di pagar masjid.

“Karena TKP merupakan tempat keramaian, saya petugas keamanan rumah sakit cukup kesulitan mencari tas tersebut. CCTV yang ada di sekitar masjid juga tidak berfungsi dengan baik. Sehingga tidak bisa merekam pergerakan objek dengan sempurna,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cisaat, AKP Maulana Arief menjelaskan, pelapor hanya membuat laporan kehilangan. Bukan melaporkan kejadian melalui BAP kepolisian.

“Itu laporan kehilangan, bukan laporan yang berkaitan dengan tindak pidana. Ada tidaknya tindak pidana, harus melalui proses pemeriksaan yang bersangkutan. Kalau hanya laporan lisan saja, kami tidak bisa menindaklanjuti.kasusnya,” jelasnya.

Reporter: Usep Maulana | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi Cepat 
Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga
Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban
Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara
Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:04 WIB

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 15:35 WIB

Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga

Jumat, 25 September 2026 - 18:22 WIB

Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban

Jumat, 25 September 2026 - 15:08 WIB

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Berita Terbaru