JURNALSUKABUMI.COM – Dalgona coffee atau kopi dalgona menjadi tren minuman baru di Korea Selatan saat orang-orang sedang melakukan social distancing karena pandemi virus corona COVID-19. Orang-orang Korea membuat dalgona coffee kemudian mengunggahnya di media sosial. Sejak dari itulah Dalgona menyebar ke penjuru dunia termasuk Indonesia.
Kabar baik itu menjadi ide bagi pengusaha yang ingin mencicipi bisnis dengan berjualan dalgona di berbagai tempat yang strategis, tak terkecuali bagi pemuda satu ini.
Adalah Yandi Supriadi (20) asal Palabuhanratu. Lokasi gerai tempat Ia berjualan berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani No 2, Citepus, Kec. Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tepat depan RSUD Palabuhanratu.
“Awalnya saya melihat di sosmed banyak yang sudah berjualan Dalgona. Lalu saya belajar cara membuat dan jualan nya, kemudian memberanikan diri untuk coba buka kecil-kecilan,” kata Yandi Supriadi (20) kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (09/01/21).
Yandi mengaku tak percaya dalgona yang Ia jual bisa laris. Bahkan dalam 4 bulan ini, Ia bisa memperoleh omset Rp 400 ribu – Rp 500 ribu setiap harinya.
“Saya sangat bersyukur bisa sampai seperti ini,” tutur Yandi bersyukur.
Afifah Nabilah (21), seorang pelanggan Dalgona Coffe menilai bisnis minuman itu cocok dibuka di Palabuhanratu. Cuaca yang sering panas membuat banyak orang mencari minuman segar.
“Dengan harga yang terjangkau dan banyak pilihan rasa, seperti Dalgona Duren, Dalgona Red Valved, Dalgona Taro dll. Apalagi di Palabuhanratu cuaca sering panas ya minuman segar ini salah satu favorit saya,” kata Afifah (09/01/21)
Reporter: CR5 | Redaktur: Mohammad Noor












