Muslim Kalapanunggal Bersatu Banjiri Jalanan Dukung HRS

Jumat, 18 Desember 2020 - 12:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aliran dukungan umat Muslim kepada Habieb Rizieq Sihab (HRS) terus mengalir di berbagai pelosok daerah. Kali ini giliran umat Muslim di Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, HRS menggelar aksi damai di halaman Polsek Kalapanunggal, Jumat (18/12/20).

Pantauan jurnalsukabumi.com, aksi terjadi di tengah guyuran hujan. Situasi itu tak lantas melelehkan semangat umat Muslim Kalapanunggal Bersatu melanjutkan aksinya. Aksi diawali dengan cara longmarch sejauh 400 meter, dengan titik awal Masjid Kalapanunggal kemudian massa bergerak ke halaman Polsek Kalapanunggal.

Koordinator aksi, Deden Saepudin mengaku dirinya bersama kaum Muslimin di Kalapanunggal sepakat membuat maklumat berupa pernyataan sikap Muslim Kalapanunggal Bersatu. Isinya ada 4 poin penting sikap muslim Kalapanunggal Bersatu sebagai wujud kepedulian terhadap ulama. “Aksi ini bentuk spontanitas dan keperihatinan pasca penangkapan ulama.  Selamatkan ulama, kami meminta stop kriminilisasi ulama,” tegasnya.

Mereka, kata Deden, menginginkan HRS dibebaskan dan proses hukum meninggalnya 6 Laskar FPI, Senin (7/12/2020) lalu, digelar terbuka dan transparan. “Meminta dan mendesak dengan segera agar kepolisian segera membebaskan HRS tanpa syarat, serta pengusutan secara terbuka tragedi meninggal 6 anak bangsa oleh pihak kepolisian,” tandas Deden.

Secara gamblang, Deden menegaskan ia bersama ratusan umat muslim di Kalapanunggal sepakat mengeluarkan kebulatan tekadnya. “Stop diskriminasi hukum, stop kriminilisasi ulama, bebaskan HRS serta mendukung peran KOMNAS-HAM serta elemen lain dalam mengusut tuntas peristiwa kematian 6 anak bangsa,” tandasnya. 

Reporter: Hendi | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas
DLH Ikut Turun ke Lokasi Tambang Simpenan, Tailing Dam Jadi Bagian yang Dikaji
DPRD Soroti Aktivitas Tambang di Simpenan, Perusahaan Diminta Hentikan Kegiatan Sementara
Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka
HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi Cepat 
Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Selasa, 29 September 2026 - 10:35 WIB

DLH Ikut Turun ke Lokasi Tambang Simpenan, Tailing Dam Jadi Bagian yang Dikaji

Selasa, 29 September 2026 - 08:09 WIB

DPRD Soroti Aktivitas Tambang di Simpenan, Perusahaan Diminta Hentikan Kegiatan Sementara

Selasa, 29 September 2026 - 08:05 WIB

Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 22:04 WIB

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Berita Terbaru