JURNALSUKABUMI.COM – Aliran dukungan umat Muslim kepada Habieb Rizieq Sihab (HRS) terus mengalir di berbagai pelosok daerah. Kali ini giliran umat Muslim di Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, HRS menggelar aksi damai di halaman Polsek Kalapanunggal, Jumat (18/12/20).
Pantauan jurnalsukabumi.com, aksi terjadi di tengah guyuran hujan. Situasi itu tak lantas melelehkan semangat umat Muslim Kalapanunggal Bersatu melanjutkan aksinya. Aksi diawali dengan cara longmarch sejauh 400 meter, dengan titik awal Masjid Kalapanunggal kemudian massa bergerak ke halaman Polsek Kalapanunggal.

Koordinator aksi, Deden Saepudin mengaku dirinya bersama kaum Muslimin di Kalapanunggal sepakat membuat maklumat berupa pernyataan sikap Muslim Kalapanunggal Bersatu. Isinya ada 4 poin penting sikap muslim Kalapanunggal Bersatu sebagai wujud kepedulian terhadap ulama. “Aksi ini bentuk spontanitas dan keperihatinan pasca penangkapan ulama. Selamatkan ulama, kami meminta stop kriminilisasi ulama,” tegasnya.
Mereka, kata Deden, menginginkan HRS dibebaskan dan proses hukum meninggalnya 6 Laskar FPI, Senin (7/12/2020) lalu, digelar terbuka dan transparan. “Meminta dan mendesak dengan segera agar kepolisian segera membebaskan HRS tanpa syarat, serta pengusutan secara terbuka tragedi meninggal 6 anak bangsa oleh pihak kepolisian,” tandas Deden.

Secara gamblang, Deden menegaskan ia bersama ratusan umat muslim di Kalapanunggal sepakat mengeluarkan kebulatan tekadnya. “Stop diskriminasi hukum, stop kriminilisasi ulama, bebaskan HRS serta mendukung peran KOMNAS-HAM serta elemen lain dalam mengusut tuntas peristiwa kematian 6 anak bangsa,” tandasnya.
Reporter: Hendi | Redaktur: Usep Mulyana












