Ciletuh Geopark Festival Sepi Pengunjung Apa Benar?

Minggu, 24 November 2019 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST

i

IST

JURNALSUKABUMI.COM – Pelaksanaan Event Unesco Ciletuh Geopark Festival “Sound of Nature” dibatu karut GISBH Sabt (23/11/19). Menuai sorotan dan tanggapan dari Lembaga Analisa dan Transparansi Anggaran Sukabumi (LATAS) Feri Permana menilai kegiatan yang harusnya menjadi momen besar bagi warga Sukabumi, nampaknya kurang peminat dan terlihat sepi. Hal ini harus menjadi evaluasi bersam dengan event Unesco Ciletuh Geopark Festival (CGF).

“Masa acara festival seperti itu. Seharusnya bisa melibatkan berbagai elemen masyarakat dan acaranya pun bisa meriah,” ungkap Direktur Latas Feri Permana.

Menurut Feri, acara yang besar seperti ini harus bisa mendongkrak wisatawan dan ekonomi kreatif warga Sukabumi.

“Dari segi nilai anggaran jika memakain duit negara sangat miris sekali kami. Acara ini harusnya memberikan counter efek yang jelas dalam mempromisikan sukabumi dalam bidang wisata,” katanya.

Hal ini harus menjadi kajian dan Pekerjaan Rumah (PR) bersama dalam membuat event yang besar. Bukan hanya soal seremoni saja, tapi kaitan dengan acara yang memiliki nilai lebih bagi warga Sukabumi.

“Acara Geopark Festival harus mengakar dan masyarakat bisa menikmati dan mengetahui makna geopark itu sendiri,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi belum memberikan keterangan resmi tanggapan dan konfirmasi.

Reporter : FK Robbi
Redaktur : Jon Digos

Berita Terkait

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:44 WIB

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Berita Terbaru