JURNALSUKABUMI.COM – Demi memberikan pelayanan yang maksimal di bidang kesehatan kepada masyarakat kurang mampu Pemerintah Desa Semplak, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, memberikan pengobatan kesehatan tanpa dipungut biyaya.
Kepala Desa Semplak, Nura Widarnangti mengatakan kegiatan yang diprakarsai oleh salahsatu tokoh masyarakat Winda dan Pemerintah Desa itu sebagai bentuk kepedulian pihaknya kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayahnya.
“Ya, jadi hari ini kita bersama bu Winda tokoh masyarakat di Desa Semplak mengadakan pengobatan gratis buat masyarkat,” kata dia kepada wartawan, Kamis (05/11/20).
Lanjut Nura, pengobatan itu pun sengaja dilakukan untuk mengantisipasi penyakit yang disebabkan oleh perubahan musim pancaroba.
“Karena dampak peralihan musim itu biasnya suka menimbulkan penyakit kepada masyarakat seperti pilek batuk dan lain-lain. Jadi kita antisipasi sejak sekarang ini, apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan,” ujarnya.
Sambung dia saat ini sudah ada sekitar 150 orang masyarakat yang mengikuti program pengobatan gratis tersebut.
“Sisanya 30 orang kita datangi kerumahnya karena mereka sudah tidak bisa jalan, akibat faktor usia juga,” sambungnya.
Ia menjelaskan, Saat ini sejak Pandemi Covid-19 beberapa fasilitas kesehatan di Desanya ditutup untuk sementara seperti Pondok Bersalin Desa (Polindes), pondok itu ditutup lantaran guna mencegah penyebaran covid-19 diwilayahnya, akibatnya masyarakat sedikit kesulitan untuk mendapat pengobatan.
“Sebenarnya akses ke puskesmas juga gak terlalu jauh, tapi kadang di puskesmas terlalu banyak pasien karena untuk pelayanan kesehatan biasanya sampai jam 12.00 WIB, jadi kita adakan program ini,” jelasnya.
Ia pun, berharap dengan adanya pengobatan gratis ini bisa membuat masyarakat tidak khawatir jika mereka tidak punya biaya untuk melakukan pengobatan. Selain itu kata dia, pengobatan ini akan rutin dilaksanakan agar masyarakat di wilayahnya selalu sehat.
“Semoga masyarakat selalu diberikan kesehatan, kita pun tak henti mengedukasi masyarakat agar selalu menggunakan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sukabumi,” tutupnya.
Reporter : Rizky Miftah || Redaktur: FK Robbi












