92 Rumah di Kabandungan Porak-poranda Dihantam Puting Beliung

Jumat, 30 Oktober 2020 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 92 rumah warga Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, luluh lantak diterjang angin puting beliung, Kamis (29/10/20).

Kepala Bidang Kedaruratan Logistik, BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman menjelaskan, bangunan rumah yang rusak akibat amukan puting beliung di Desa Tugubandung terbagi menjadi 3 kategori kerusakan.

“Dari 92 rumah yang terdampak yaiti 3 rumah rusak parah 43 rusak berat dan 46 rusak ringan,” ungkapnya kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (30/10/20).

Kerusakan bangunan rumah warga tambahnya, rata – rata pada bagian atap. Maka BPBD, menyiapkan logistik berupa terpal untuk menutup sementara atap dari panas dan hujan serta udara dingin pada malam hari.

Sementara untuk kerusakan parah dan berat, tim akan segera melakukan tindakan dan langkah darurat yang dibutuhkan. Namun itupun harus dibahas terlebih dahulu di tingkat pimpinan.

“Saya akan melaporkan segera kepada pimpinan, tentang program tanggap bencana ini, agar warga yang terkena musibah bisa cepat tertangani,” ujarnya.

Ada empat titik lokasi yang terdampak langsung bencana puting beliung yang telah memporakporandakan rumah warga. Angin puting beliung datang secara tidak beraturan dan sporadis.

“Selain di wilayah ini, tiga titik lainnya yakni wilayah Tugu, Kaladi 1 dan Kaladi 2,” kata Herman.

Untuk para korban sendiri lanjut dia, saat ini dievakuasi sementara di rumah-rumah saudaranya sambil menunggu bangunan rumahnya diperbaiki. Dikabarkan akibat bencana ini, tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Kebiasaan bagi warga Sukabumi, jika terjadi bencana, korban yang kehilangan harta bendanya, biasanya di tampung sementara di rumah saudaranya terdekat,” pungkasnya.

Reporter: Ifan || Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Berita Terbaru