Lewat Koperasi Pasdesa dan MFA, Muhammadiyah Dirikan Pabrik Beras di Cicurug

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) di negeri ini terus meningkat, apalagi di saat pandemi Covid-19. Untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga besar Muhammadiyah, Koperasi Pasdesa Agro Agri meluncurkan sebuah pabrik beras di  Kampung Cigadog RT 08/03 Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Tujuan didirikannya pabrik beras yang bekerja sama dengan petani setempat ialah untuk pengembangan pendidikan kesehatan dan operasional para da’i Muhammadiyah serta memenuhi kebutuhan pangan keluarga besar Muhammadiyah.

Pendiri Koperasi Pasdesa dan MFA Holding Company, Dodi Iwa Kusumajaya saat persiapan launching pabrik beras di Cicurug.

Produksi pangan untuk keluarga besar Muhammadiyah Pasdesa dan MFA ini dengan melakukan on farming seluas 2000 hektare sawah. Memproduksi padi dengan kwalitas bagus akan bekerja sama dengan Fakultas Agribinis Universitas Muhammadiyah Bandung.

Selain padi, Muhammadiyah ini juga memproduksi produk pangan lainnya seperti gula mu, minyak mu, dan masker mu serta Usaha Kecil Menengah (UKM) yang langsung akan dilaunching di salah satu pabrik beras di Sukabumi bersama rektor Muhammadiyah Bandung dan Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H.Suyatno, M.Pd.

“Launching pabrik beras ini sangat membantu untuk kebutuhan keluarga besar Muhamadiyah Pasdesa dan MFA, serta meningkatkan kesejahteraan petani sekitar dengan lahan on farming seluas 2000 hektare. Bekerja sama dengan Koperasi Pasdesa Agro Agri”, ungkap Pendiri Koperasi Pasdesa dan MFA Holding Company, Dodi Iwa Kusumajaya, Sabtu (24/10/2020).

“Dodi menambahkan, kemandirian dalam memenuhi kebutuhan pangan yang dilakukan keluarga besar Muhammdiyah ini untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ungkapnya. 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tak Sekadar Naik Tingkat, Atlet Tarung Derajat Sukabumi Digembleng Bidik Porda Jabar
Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 
DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
DLH Sukabumi Bongkar Dugaan Pengelolaan Sampah Ilegal di Palabuhanratu

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Musda MUI Sukabumi 2026, Wabup: Momentum Konsolidasi dan Evaluasi Kemaslahatan Umat

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

Jembatan Garuda Suci di Cikembar Diresmikan, Ini Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih! 

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

DLH Sukabumi Ungkap Pola Pengelolaan Sampah yang Benar, Pengangkutan Minimal Seminggu Sekali

Berita Terbaru