JURNALSUKABUMI.COM – Kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) di negeri ini terus meningkat, apalagi di saat pandemi Covid-19. Untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga besar Muhammadiyah, Koperasi Pasdesa Agro Agri meluncurkan sebuah pabrik beras di Kampung Cigadog RT 08/03 Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Tujuan didirikannya pabrik beras yang bekerja sama dengan petani setempat ialah untuk pengembangan pendidikan kesehatan dan operasional para da’i Muhammadiyah serta memenuhi kebutuhan pangan keluarga besar Muhammadiyah.

Produksi pangan untuk keluarga besar Muhammadiyah Pasdesa dan MFA ini dengan melakukan on farming seluas 2000 hektare sawah. Memproduksi padi dengan kwalitas bagus akan bekerja sama dengan Fakultas Agribinis Universitas Muhammadiyah Bandung.
Selain padi, Muhammadiyah ini juga memproduksi produk pangan lainnya seperti gula mu, minyak mu, dan masker mu serta Usaha Kecil Menengah (UKM) yang langsung akan dilaunching di salah satu pabrik beras di Sukabumi bersama rektor Muhammadiyah Bandung dan Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H.Suyatno, M.Pd.

“Launching pabrik beras ini sangat membantu untuk kebutuhan keluarga besar Muhamadiyah Pasdesa dan MFA, serta meningkatkan kesejahteraan petani sekitar dengan lahan on farming seluas 2000 hektare. Bekerja sama dengan Koperasi Pasdesa Agro Agri”, ungkap Pendiri Koperasi Pasdesa dan MFA Holding Company, Dodi Iwa Kusumajaya, Sabtu (24/10/2020).
“Dodi menambahkan, kemandirian dalam memenuhi kebutuhan pangan yang dilakukan keluarga besar Muhammdiyah ini untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












