JURNALSUKABUMI.COM – Mengantisipasi membludaknya warga mengajukan pembuatan Surat Keterangan Usaha (SKU) sebagai syarat pengajuan bantuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (BUMKM), Pemerintah Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, meluncurkan pembuatan SKU secara online formulir goegle form.
Bantuan Presiden (Banpres) produktif sebesar Rp 2,4 juta, lewat Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, kini menjadi buah bibir dan diburu masyarakat. Salah satu syarat untuk pengajuan bantuan tersebut adalah rekomendasi dalan bentuk SKU dari masing-masing desa
Tak ayal, setiap desa se Kabupaten Sukabumi, kerap dipadati masyarakat untuk membuat surat keterangan yang menunjukkan kepemilikan usaha. Namun, pemandangan berbeda terjadi di Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar. Kerumunan warga hampir tidak terlihat. Karena di desa tersebut sudah menerapkan sistem daftar online.
“Pendaftaran pembuatan SKU disini kini sudah memberlakukan sistem onile,” kata Kepala Urusan (Kaur) Desa Bojongkembar Risman Faldi, kepada jurnalsukabumi.com, Jum’at (23/10/20).
Ia menjelaskan, pembuatan daftar online ini sudah sejak seminggu yang lalu. Pemdes Bojongkembar sudah bisa memanfaatkan formulir goegle form serta menerapkan sistem online untuk mengantisipasi membludaknya warga yang akan membuat SKU ke Desa.
Risman mengakui, meskipun sudah diberlakukannya sistem pendaftaran SKU online masih ada warga yang datang ke desa. Namun, tidak dalam jumlah banyak, paling hanya beberapa orang yang belum mengetahui jika pelayanan sudah bisa diakses secara online.
“Jadi, dengan adanya pelayanan online ini masyarakat bisa mendaftar SKU di rumah saja. Setelah selesai bisa langsung ke desa dengan membawa persyaratan dan surat SKU sudah bisa diambil tanpa antri,” tambah Risman.
Untuk saat ini sambung dia, pelayanan pendafataran surat-surat secara online hanya untuk melayani masyarakat yang akan mendaftar SKU. Namun, untuk kedepannya sistem online ini akan berlaku untuk semua administrasi pelayanan.
“Nanti kedepannya, akan diberlakukan untuk semua jenis pelayanan ke masyarakat dan akan disosialkan lebih dulu ke masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Ruslan AG II Redaktur: Usep Mulyana











