JURNALSUKABUMI.COM – Jalur Waluran-Mareleng-Palangpang tepatnya di Kampung Pamoyanan, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Ambrol hingga memakan badan jalan, akhirnya Balai Pemeliharaan Jalan (BPJ) Bina Marga Provinsi Jawa Barat akan menurunkan alat berat.
“Karena kontur tanah yang labil, sehingga mudah ambrol dan ambruk. Rencana hari Senin (05/10/20) kami menurunkan alat berat,” ungkap Kepala Satuan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah IV Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Entis Sutisna kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (03/10/20).
Kondisi jalan yang ambrol sempat pernah ditangani sementara dengan karung yang diisi tanah dan disusun. Tapi karena kontur tanah yang masih labil jadi ambrol kembali. Tepatnya di KM.BDG 210+000 Yakni Ruas Jalan Waluran-Mareleng-Palangpang.
“Sekarang akan ditangani dengan pemeliharaan rutin dipasang Bronjong dan sudah kami siapkan,” jelasnya.
Pihaknya pun meminta dan mengimbau kepada pengguna jalan untuk hati-hati. Melihat kondisi cuaca hujan yang tiba dan kondisi jalan banyaknya tikungan dan curam untuk selalu memperhatikan kendaraan.
“Kami juga meminta para pengendara untuk hati-hati. Jalan Provinsi ini memang berada di area terjal banyaknya tanjakan dan tikungan. Sekali lagi hati-hati,” imbaunya.
Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi











