Beredar Pilkada Diundur, Apa Tanggapan KPU Sukabumi?

Senin, 21 September 2020 - 12:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Beredarnya kabar bahwa Pemiliham Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ramai melalui pesan WhatsApp (WA) Group maupun status. Menuai tanggapan dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman, menurutnya pesan tersebut hanya potongan dari Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 2 Tahun 2020 yaitu Pilkada di tengah pandemi covid-19.

“Dapat saya jelaskan potongan yang saat ini viral tentang tidak dilanjutkannya Pilkada, itu merupakan potongan dari Perppu No 2 Tahun 2020, perubahan tentang undang – undang tentang Pilkada di tengah pandemi,” kata Ferry kepada awak media, Senin (21/09/20).

Perppu tersebut sambung Ferry keluar pada Tanggal 4 Mei 2020. Artinya, mengamanatkan yang kemudian ditindak lanjuti oleh KPU dengan PKPU No 5 Tahun 2020 yang berisi melanjutkan Pilkada yang sedang ditunda dan dilaksanakan pada Tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Kala usul pasal tersebut, apabila ada pendemi itu harus ada keputusan dari Pemerintah tidak sepilah-sepilah. Nah, sekarang kita masih melajutkan tahapan Pilkada 2020 di Kabupaten Sukabumi, karena belum ada keputusan apapun dari KPU RI dan dari Pemerintah. Artinya, Pilkada 9 Desember 2020 tetap dilanjut,” ujarnya.

Lebih lanjut Ferry menjelaskan, pesan yang saat ini beredar tersebut diduga hanya potongan dari Perppu No 2 Tahun 2020 dan tidak utuh secara keseluruhan. Sebelum adanya Perppu No 2 Tahun 2020 pertanggal 4 Mei 2020, pihaknya masih melaksanakan Pilkada tertanggal 3 September 2020, tapi kemudian ditunda karena pandemi.

“Nah, syarat untuk melanjutkan Pilkada atau tidaknya yaitu Perppu No itu. Jadi, Perppu tersebut yang mengesahkan kita dilanjutkan, apabila terkait pasal tersebut yang berbunyi kalau pandemi terjadi lagi harus sesuia keputusan Pemerintah dan KPU RI bukan keputusan daerah,” tuturnya.

Ferry menegaskan, melanjutkan atau menunda Pilkada bukan kewenangan Daerah, melainkan kewenangan Pusat ( KPU RI, Pemerintah dan DPRD).

“Kami hanya melaksanakan saja, apabila diperitahkan untuk menunda apabila ada surat penundaan keputusan penundaan secara resmi dari KPU RI dan Pemerintah,” pungkasnya.

Reporter: Ruslan AG || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Colt Mini Hangus Terbakar di Parungkuda, Temuan Jeriken Jadi Perhatian Petugas
Nah Lho! Satpol PP Sidak Pedagang Oleh-oleh di Pamuruyan dan Temukan Pelanggaran Ini
Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli
Hergun Bersama Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat Sukabumi
BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:54 WIB

Colt Mini Hangus Terbakar di Parungkuda, Temuan Jeriken Jadi Perhatian Petugas

Senin, 2 November 2026 - 14:47 WIB

Dua Guru Sukabumi Raih Prestasi di Korea Selatan, Lahirkan Inovasi Smart Hanjeli

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Hergun Bersama Bawaslu Dorong Pengawasan Partisipatif Masyarakat Sukabumi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:49 WIB

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Berita Terbaru