JURNALSUKABUMI.COM – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sukabumi yang tergabung dalam tim KKN tematik, melaksanakan edukasi dan sosialisasi Covid-19 di daerah Kecamatan Sagaranten, Senin (31/08/2020).
Setiap mahasiswa melaksanakan sosialisasi lima keluarga di satu wilayah RT yang sama dengan tempat tinggal mahasiswa peserta KKN. Tidak hanya sosialisasi, mereka juga telah membagikan masker, hansaditizer dan desinfektan gratis.
Yang patut dicontoh, handsanitizer yang dibagikan kepada masyarakat itu dibuat secara mandiri oleh mahasiswa KKN tematik Ummi tim 33 handsanitizer, dengan menggunakan bahan alamiah yaitu daun sirih, lidah buaya dan air.
“Kegiatan ini berjalan dari tanggal 27 Juli sampai dengan tanggal 4 September dengan tiga tahap. Diantaranya, identifikasi pengetahuan awal atau sosialisasi, kegiatan supervisi atau engawasan dan pemantauan serta evaluasi kegiatan,” jelas Ketua KKN-TIM 33 UMMI, Gheni Noviar Afghani kepada Jurnalsukabumi.com, Senin (31/08/20).
Edukasi dan sosialisasi Covid-19 di masa AKB ini, lanjut dia, bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan perilaku kesehatan masyarakat.
“Program ini dilakukan karena kurangnya kesadaran pada masyarakat dalam pencegahan covid-19, seperti banyaknya masyarakat yang keluar tanpa menggunakan masker, belum terbiasa mencuci tangan pakai sabun dan masih berkerumun tanpa menjaga jarak,” jelasnya.
Ia pun berharap kedepannya sinergi antara Universitas Muhammadiyah Sukabumi dan Masyarakat Sagaranten semakin baik serta dapat menginspirasi dan memberi semangat pada masyarakat.
“Ya, terutama mengenai perilaku kesehatan pada situasi dan kondisi pandemi seperti ini,” pungkasnya.
Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Ujang Herlan












