9 Nakes RSUD R Syamsudin SH Positif Covid-19, Sebagian Pelayanan Ditutup

Jumat, 21 Agustus 2020 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 9 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH, dinyatakan Positif Covid-19. Imbasnya, sejumlah pelayanan dibatasi untuk meminimalisasi potensi penyebaran di lingkungan rumah sakit.

Hal itu disampaikan juru bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, dr. Wahyu Handriana. ia mengatakan, kasus tersebut diketahui usai dilakukan skrining oleh tim gugus tugas yang dilakukan beberapa hari lalu.

“Kasusnya ditemukan pada saat dilakukan kegiatan screening terhadap nakes. Kami menemukan ada 9 orang petugas yang terkonfirmasi positif covid-19,” ujarnya kepada wartawan, Jum’at (21/08/20).

Ia menjelaskan, tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif covid-19 terdiri dari tujuh orang perawat, satu orang petugas administrasi dan satu orang dokter.

“Yang tertular di rumah sakit itu adalah tim di luar penanganan covid-19. Kami sudah melakukan tracing dan sudah melakukan hal – hal yang dianggap perlu untuk melakukan pencegahan penularan terhadap pasien dan petugas,” jelasnya.

Sambung dia, ke-9 pasien saat ini sudah dilakukan sesuai protokol pedoman pencegahan dan penanggulangan revisi lima. Bagi pasien OTG mereka dilakukan isolasi mandiri dan bagi bergejala dilakukan perawatan di rumah sakit.

“Sementara sampai hari ini ada satu orang tenaga kesehatan yang dilakukan perawatan,” sambungnya.

Wahyu menerangkan, RSUD R Syamsudhin SH tetap melakukan pelayanan terhadap sejumlah warga yang hendak melakukan pengobatan. Namun, sebagian pelayanan seperti poli jantung hingga saat ini masih dilakukan penutupan dan tidak membuka pelayanan.

“Yang ditutup adalah poli jantung sesuai rapat kemarin, apalagi yang terkonfirmasi positif merupakan dokter spesialis jantung. Jadi, terimbas juga makanya kita tutup sementara saat ini hanya pelayanan jantung ruang intensif care saja,” terangnya

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: E Sulaeman

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Keluhan Buruh soal BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Zainul Munasichin Janji Tindak Lanjut di DPR RI

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru