JURNALSUKABUMI.COM – Yayasan Darul Arrum Fatimah resmi akan dibangun dengan dilaksanakannya peletakan batu pertama di Kampung Babakan Sempur, RT 01/14 Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/07/20).
Acara Peletakan Batu Pertama hadir Ketua Yayasan Darull Arrum Fatimah Dr Mochammad AE Danuraeni, Kabag Kesra H. Unang Sudarman, Ketua MUI Kota Sukabumi H. Apep Sefullah Ketua BAznas H. U.Ruyani, Ketua STH Pasundan Abah Ruskawan, Kapolsek Cireunghas Iptu Ujang Taan, Kepala Desa Cipurut Dasep dan para tamu undangan lainnya.
Ketua Yayasan Darull Arrum Fatimah Dr Mochammad AE Dunuraeni mengatakan, kegiatan acara peletakan yang dilakukannya dalam rangka rasa syukur kepada Allah SWT. Pembangunan Yayasan Darull Arrum Fatimah atau YADAFA atas inisiatif dirinya dan pendanaan sendiri.
“Ini rasa syukur saya kepada Allah SWT atas nikmatnya kami bersama istri dan keluarga membangun Yayasan ini,” ungkapnya kepada jurnalsukabumi.com.
Rencana pembangunan Yayasan ini dengan luas sekitar 5000 meter ini mulai dari Pondok Pesantren, SMK, SMP,PAUD dan yang lainnya.
“Kami meminta kepada seluruh pihak pemerintah dan warga sekitar. Bahwa kegiatan YADAFA akan dibangun atas tujuan dengan meningkatkan dunia pendidikan keagamaan di Cireunghas dan umumnya di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kesra Pemkab Sukabumi H Unang Sudarman mengatakan, kegiatan pembangunan Yayasan Darull Arrum Fatimah ini sangat mendukung sekali, selaku perwakilan Pemkab Sukabumi bahwa dunia pendidikan yang pesat saat ini harus terus dipacu dengan adanya yayasan ini bisa membawa perubahan kedepannya.
“Dunia pendidikan agama yang harus terus kita jaga, sehingga kami sangat mendukung sekali untuk pembangunan yayasan ini,” katanya.
Ditambahkan Kepala BAZNAS Kabupaten Sukabumi H. U. Ruyani menjelaskan, pembangunan Kemanusiaan akhlak dan aqidah saat ini harus terus di jaga dan terus dipelajari. Seperti hadirnya Yayasan Darull Arrum Fatimah yang bisa mencetak generasi bangsa yang iman dan takwa dengan menguatkan ilmu Teknologi.
“Terkadang dengan ilmu teknologi yang canggih dan modern ini, dunia anak-anak berlabuh terlalu dalam, hingga saat belajar atau ke masjid pun marak anak menggunakan teknologi atau handphone menjadi salah kaprah. Nah semoga adanya YADAFA ini bisa terus menciptakan anak-anak yang diunggulkan,” pungkasnya
Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi












